Mengapa Ada Patung Banteng di Halaman Bursa Efek Indonesia?

Kompas.com - 14/08/2017, 17:08 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kedua kiri) bersama Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution (kanan), Direktur Utama BEI Tito Sulistio (kiri), dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso (kedua kanan) berfoto di depan patung Banteng Wulung saat berlangsungya peringatan 40 tahun pasar modal di Jakarta, Minggu (13/8/2017). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadikan patung Banteng Wulung sebagai simbol lembaga pasar modal dalam kegiatan Stock Code Fun Walk memperingati 40 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/aww/17. ANTARA FOTO/Rivan Awal LinggaMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kedua kiri) bersama Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution (kanan), Direktur Utama BEI Tito Sulistio (kiri), dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso (kedua kanan) berfoto di depan patung Banteng Wulung saat berlangsungya peringatan 40 tahun pasar modal di Jakarta, Minggu (13/8/2017). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadikan patung Banteng Wulung sebagai simbol lembaga pasar modal dalam kegiatan Stock Code Fun Walk memperingati 40 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/aww/17.
|
EditorPalupi Annisa Auliani

BANTENG wulung tampil mentereng di halaman Bursa Efek Indonesia, mulai Minggu (13/8/2017). Tak kurang dari Menteri Keuangan Sri Mulyani pun terpesona.

"Bagus ya, warnanya hitam," kata Sri Mulyani seusai peresmian ikon baru ini, Minggu, seperti dikutip Tribunnews.com dalam artikelnya tentang peresmian patung ini.

Buat yang belum tahu, ikon baru Bursa Efek Indonesia ini diresmikan berbarengan dengan perayaan ulang tahun ke-40 pasar modal Indonesia itu, Minggu.

Sebelum banyak prasangka, ikon banteng buat bursa saham bukan hanya ada di Indonesia. Jauh-jauh hari, bursa ternama dunia sudah memakainya.

Sebut saja di antaranya adalah Wall Street alias New York Stock Exchange di Amerika Serikat dan Frankfurt Stock Exchange di Jerman.

Di Asia, ikon berupa patung banteng untuk pasar modal juga bisa ditemukan antara lain di area Bursa Hongkong, Bursa Hanoi di Vietnam, dan Bursa Bombay di India.

Di Shenzhen, China, ikon berupa banteng ini malah tak cuma satu. Di bursa tersebut ada patung kepala banteng dan patung banteng yang sedang beradu.

Jenis-jenis bantengnya boleh jadi beda-beda di setiap negara. Belum tentu lah ya ada banteng wulung di Jerman, misalnya.

Ikon dan harapan baik

Nah, mengapa banteng jadi populer buat ikon bursa efek atau pasar modal ini?

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.