Guru Dituntut Ikuti Perkembangan Zaman - Kompas.com

Guru Dituntut Ikuti Perkembangan Zaman

Kompas.com - 12/12/2017, 16:26 WIB
Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Arie Budiman mengatakan guru mesti meningkatkan kompetensi agar bisa mengikuti perkembangan teknologi.Dok. Humas Ditjen GTK Kemendikbud Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Arie Budiman mengatakan guru mesti meningkatkan kompetensi agar bisa mengikuti perkembangan teknologi.

KOMPAS.com - Tantangan yang dihadapi anak saat ini sangat berbeda dengan masa sebelumnya. Oleh karena itu, dunia pendidikan, khususnya para guru dituntut untuk menyesuaikan diri dengan perubahan zaman.

Siswa yang tengah tumbuh berkembang berada pada masa revolusi industri tahap IV yang ditandai dengan kemajuan teknologi digital yang sangat pesat.

Guru sekarang menghadapi generasi milenial atau generasi digital yang ditandai dengan adanya fenomena baru. Perubahan peradaban termasuk di bidang teknologi mesti disikapi dengan tepat oleh para guru. Oleh sebab itu, strategi pembelajaran di dunia pendidikan juga harus disesuaikan.

Baca: Guru Mesti Update Informasi dan IPTEK

Perubahan zaman ditandai dengan besarnya urbanisasi global dan lingkungan yang berubah drastis. Setidaknya, sekitar 35 persen pekerjaan yang ada sekarang mungkin akan hilang di masa yang akan datang. Sementara, 65 persen pekerjaan lainnya akan menghadapi kompetisi yang sangat ketat.

Perubahan itu diprediksi terjadi karena adanya kemudahan migrasi tenaga profesional ke berbagai wilayah. Migrasi 14,2 juta jiwa tenaga profesional bakal terjadi di Asia.

Dengan demikian akan terjadi persaingan sengit yang akan dirasakan juga oleh para profesional Indonesia.

“Agar anak didik kita bisa bersaing menghadapi persaingan tersebut, maka guru harus merespon dengan strategi yang tepat agar anak didik bisa memenangi persaingan,” kata Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Arie Budiman saat peringatan Hari Guru Nasional di Plaza Insan Berprestasi, Kantor Kemendikbud, Jumat (24/11/2017).

Suasana Belajar di Axioo Class Program. Menurut Direktur Axioo Class Program Timmy Theopelus, pihaknya, sejak 2009, menggandeng sekolah kejuruan dan 17 industri pasangan Axioo membuat kurikulum terpadu  untuk mendapatkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu menjawab kebutuhan industri, khususnya teknologi informasi (TI). Axioo Class Program Suasana Belajar di Axioo Class Program. Menurut Direktur Axioo Class Program Timmy Theopelus, pihaknya, sejak 2009, menggandeng sekolah kejuruan dan 17 industri pasangan Axioo membuat kurikulum terpadu untuk mendapatkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu menjawab kebutuhan industri, khususnya teknologi informasi (TI).

Menurut dia, saat ini ada 132, 7 juta penggunaan internet dan 34 juta pelajar berlangganan internet. Dengan kondisi yang sangat menantang tersebut maka guru selalu mengawasi konten yang diakses pelajar.

“Awasi konten negatif di media sosial. Ini adalah tantangan yang sangat berat karena saat ini pelajar kita berjumlah sekitar 50 juta,” katanya.

Menghadapi tantangan berat, maka guru tak bisa menyelesaikan sendiri. Guru harus menggandeng keluarga, sekolah dan masyarakat sekaligus. Guru harus bisa menjadi penghubung orang tua, masyarakat dan lingkungan sekitar.

Arie Budiman mengajak guru untuk mengoptimalkan potensi demi meningkatkan kualitas anak didik melalui olah fikir, olah rasa, olah hati dan olah raga.

Baca: Bukan Cuma Guru, Orangtua Juga Berperan Mendidik Karakter Anak

Pemerintah, ia melanjutkan, menyadari bahwa sarana pendidikan di tanah air memang masih banyak kekurangan.

Masih banyak siswa dan guru di daerah terluar, tertinggal dan terdepan (daerah 3T)yang harus melewati sungai, lembah dan jalan yang tidak memadai.

Sementara, dii sisi lain kecederungan global yang makin terbuka dan banyak pengaruh asing yang masuk ke Indonesia, membuat tantangan pendidikan makin berat.

“Bagaimanapun Indonesia bertekad untuk membentuk generasi emas 2045 yang berjiwa Pancasila. Untuk itu penguatan pendidikan karakter sangat relevan dilaksanakan saat ini,” ujarnya.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorKurniasih Budi
Komentar

Terkini Lainnya

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Internasional
Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Nasional
Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Regional
Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Internasional
Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Nasional
Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Internasional
Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Internasional
Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Nasional
Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Regional
Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Regional
Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Nasional
Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Regional
Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Internasional
Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Internasional
Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Regional
Close Ads X