Kompas.com - 25/01/2018, 09:10 WIB
Presiden Direktur Lippo Group Theo L. Sambuaga menyerahkan bantuan pendidikan bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga miskin di Kampus UPN Veteran Jakarta, Rabu (24/1/2018). KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDIPresiden Direktur Lippo Group Theo L. Sambuaga menyerahkan bantuan pendidikan bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga miskin di Kampus UPN Veteran Jakarta, Rabu (24/1/2018).
|
EditorKurniasih Budi

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Orisda Sabilina, tersenyum lebar saat berkisah bagaimana dirinya bisa meraih beasiswa. Mahasiswi semester IV Jurusan Fisioterapi Fakultas Kesehatan Universitas Pembangunan Nasional Veteran (UPN Veteran) itu memang beruntung.

Ia dipilih sebagai satu-satunya penerima Bantuan bagi Mahasiswa Berprestasi (BMB) dari Jurusan Fisioterapi. Bermodal aktif dalam kegiatan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Fisioterapi dan IPK di atas 3,50, Orisda menjadi satu dari sekira 20 orang mahasiswa penerima beasiswa dari Lippo Group.

“Dibilang susah (seleksinya) enggak juga,” ujarnya di Gedung Rektorat UPN Veteran Jakarta usai serah terima bantuan beasiswa dari Lippo Group kepada mahasiswa berprestasi UPN Veteran, Rabu (24/1/2018).

Sejak 2011, Lippo Group rutin menyalurkan bantuan pendidikan bagi mahasiswa berprestasi yang berasal dari keluarga tidak mampu. Beasiswa ini merupakan upaya Lippo Group untuk mendukung pendidikan mahasiswa yang potensial namun berasal dari keluarga berpenghasilan rendah.

Baca: Lippo Group Kembali Kucurkan Dana untuk Pemerataan Pendidikan

UPN Veteran hanyalah satu dari 10 perguruan tinggi negeri yang menerima dana Bantuan bagi Mahasiswa Berprestasi (BMB). Setiap tahun, Lippo memberi bantuan pendidikan pada universitas yang berbeda. Setiap universitas mendapat alokasi bantuan dana pendidikan senilai Rp 150 juta.  

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Janganlah masalah ekonomi menjadi kendala untuk generasi muda mengenyam pendidikan. Sampai sekarang sudah ada 70 PTN yang diberi bantuan pendidikan,” kata Presiden Direktur Lippo Group Theo L. Sambuaga.

Pada tahun ketiga, pemerintahan Joko Widodo-JK fokus pada pemerataan yang berkeadilan. Demi mewujudkan pemerataan, ada empat aspek yang wajib diperhatikan. Pertama, pembangunan ekonomi dan peningkatan produktivitas. Kedua, pengentasan kemiskinan dan kebijakan afirmatif. Ketiga, stabilitas politik dan keamanan, keadilan hukum, dan pemajuan kebudayaan. Terakhir yaitu menekan ketimpangan antarwilayah.

Kemajuan pendidikan, kata Theo, tak bisa sepenuhnya dibebankan pada pemerintah. Masyarakat, khususnya para pengusaha mesti terlibat aktif mendukung pendidikan. Pemberian bantuan pendidikan memberi kesempatan pada mahasiswa dari keluarga miskin untuk bisa meningkatkan kompetensi.

Orisda Sabilina mahasiswa semester IV Fakultas Kesehatan UPN Veteran Jakarta terpilih menjadi salah satu penerima beasiswa Bantuan untuk Mahasiswa Berprestasi dari Lippo Group.KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDI Orisda Sabilina mahasiswa semester IV Fakultas Kesehatan UPN Veteran Jakarta terpilih menjadi salah satu penerima beasiswa Bantuan untuk Mahasiswa Berprestasi dari Lippo Group.

Menurut dia, tantangan dunia pendidikan besar sekali karena membutuhkan biaya yang sangat tinggi. Ia berharap kalangan swasta lainnya mau ikut terlibat mendukung pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pendidikan.
 
“Perlu adanya gotong royong, kolaborasi, saling bantu dalam mendukung dunia pendidikan. Sebab pendidikan merupakan kunci pembangunan sumber daya manusia Indonesia,” ujarnya.

Rektor UPN Veteran Edi S. Siradj mengungkapkan, beasiswa Bantuan untuk Mahasiswa Berprestasi sangat bermakna bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Beasiswa dari Lippo Group ditransfer ke rekening setiap mahasiswa UPN Veteran yang terseleksi. Ia berharap mahasiswa penerima beasiswa mampu meningkatkan prestasi.

Keterlibatan swasta dalam pendidikan tinggi dinilai mampu mewujudkan pemerataan pendidikan dan menjadi aksi nyata meningkatkan mutu sumber daya manusia. “Lippo Group salah satu institusi swasta yang memberi beasiswa dan diharapkan bisa menjadi trigger bagi pihak swasta lainnya untuk menyalurkan beasiswa,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.