Tantangan Bonus Demografi, Universitas Mesti Lakukan Ini.. - Kompas.com

Tantangan Bonus Demografi, Universitas Mesti Lakukan Ini..

Kompas.com - 01/02/2018, 09:11 WIB
Dies natalis ke-2 Universitas Pertamina di Gedung Pertemuan Wanita Patra, Kamis (1/2/2018)KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDI Dies natalis ke-2 Universitas Pertamina di Gedung Pertemuan Wanita Patra, Kamis (1/2/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Institusi pendidikan tinggi seperti universitas berperan penting membangun sumber daya manusia yang berkualitas, mendorong penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mendukung adaptasi generasi muda dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Oleh karena itu, Universitas Pertamina tak lagi berperan sebagai research university, melainkan entrepreneurial university.

Rektor Universitas Pertamina, Profesor Akhmaloka, mengatakan Indonesia tak bisa hanya mengandalkan kuantitas sumber daya manusia untuk menjadi negara maju. Pengetahuan dan keterampilan sumber daya manusia menjadi bekal utama dalam menghadapi era bonus demografi pada 2045 mendatang.

“Bila hanya mengandalkan kuantitas penduduk usia produktif tanpa dibekali pengetahuan dan keterampilan yang memadai akan membuat bonus demografi tersebut menjadi demographic disaster,” katanya saat peringatan Dies Natalis ke-2 Universitas Pertamina di Gedung Pertemuan Wanita Patra, Jakarta, Kamis (1/2/2018).

Menurut dia, perguruan tinggi berbasis entrepreneurship sangat dibutuhkan kehadirannya. Perguruan tinggi entrepreneurial tak sekedar meluluskan sarjana-sarjana secara individual, namun juga organisasi-organisasi baru.

“Seperti inkubator bisnis dan perusahaan startup yang menyediakan produk atau layanan baru,” ujarnya.

Kemitraan

Saat ini, ia melanjutkan, Universitas Pertamina telah bermitra dengan pemerintah, asosiasi profesi, serta sektor industri. Kerja sama dengan industri dijalin dengan PT Pertamina (Persero) dan anak perusahaannya, Halliburton Indonesia, PT Pelita Air Service, Innovasia Training&Consulting, dan PT Tugu Pratama Indonesia.

"Sinergi yang baik antara universitas dengan dunia usaha dan pemerintah merupakan point utama untuk menjadi entrepreneurial university," katanya.

Keterbatasan dana menjadi kendala bagi universitas untuk mengembangkan penelitian. Maka dari itu, universitas mesti berkolaborasi dengan industri dan pemerintah.

"Dengan sinergi triple helix ini, produk pendidikan dan penelitian yang dihasilkan bersama antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah bisa lebih diaplikasikan di dunia industri dan pembuatan kebujakan," ujarnya.

Lulusan yang dihasilkan pun, ia melanjutkan, akan menjadi sumber daya manusia yang berpengetahuan dan terampil sesuai kebutuhan dunia industri. Bahkan, sarjana lulusan universitas bisa menjadi inisiator startup company yang dibutuhkan untuk menjawab tantangan di masa depan.

Kolaborasi tak hanya dijalin dengan institusi dalam negeri. Kerja sama Universitas Pertamina dengan asing seperti program pertukaran pelajar dengan Toyohashi University of Technology di Jepang; IESEG School of Management, Lille Chatolic University di Perancis; dan University of Twente di Belanda.

Tahun lalu, Universitas Pertamina telah mengirim enam mahasiswa ke IESEG, Perancis, untuk belajar selama enam bulan. Rencananya, 15 hingga 20 mahasiswa akan dikirim belajar ke Jepang dan Eropa Barat tahun ini.

Tak berhenti pada program pertukaran pelajar, Universitas Pertamina juga menjalin kerja sama penelitian dengan University Technology Petronas dan University Technology Malaysia pada 2018. Program double degree juga tengah dijajaki dengan sejumlah perguruan tinggi, seperti University of Kanazawa di Jepang, Vilnius Gediminas Technical University di Lituania, dan Sultan Qaboos University di Oman.


EditorKurniasih Budi
Komentar

Terkini Lainnya

Kesbangpol DKI Minta Ormas Binaannya Tak Sebarkan Surat Edaran Minta THR ke Instansi Pemerintah dan Swasta

Kesbangpol DKI Minta Ormas Binaannya Tak Sebarkan Surat Edaran Minta THR ke Instansi Pemerintah dan Swasta

Megapolitan
Ruas Tol Brebes Timur-Pemalang Siap Beroperasi Saat Mudik, Gratis

Ruas Tol Brebes Timur-Pemalang Siap Beroperasi Saat Mudik, Gratis

Regional
Salaman, Maling Jengkol 20 Kg dengan Pemilik Kebun Berdamai

Salaman, Maling Jengkol 20 Kg dengan Pemilik Kebun Berdamai

Regional
Wartawan: Kami Tak Punya Cara untuk Memverifikasi secara Independen

Wartawan: Kami Tak Punya Cara untuk Memverifikasi secara Independen

Internasional
Pemerintah Diminta Hati-hati Rumuskan Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme

Pemerintah Diminta Hati-hati Rumuskan Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme

Nasional
Wali Kota: Pak Jokowi Tanya Pelabuhan Sibolga, Saya Jawab 'Sudah 75 Persen'

Wali Kota: Pak Jokowi Tanya Pelabuhan Sibolga, Saya Jawab 'Sudah 75 Persen'

Regional
Akses Jalan Sempit Jadi Kendala Pemadaman Kebakaran 40 Rumah di Bidara Cina

Akses Jalan Sempit Jadi Kendala Pemadaman Kebakaran 40 Rumah di Bidara Cina

Megapolitan
Kebakaran di Bidara Cina Diduga dari Ledakan Tabung Gas Saat Sahur

Kebakaran di Bidara Cina Diduga dari Ledakan Tabung Gas Saat Sahur

Megapolitan
Polda Sulbar Gilas Ribuan Botol Miras dan Narkotika Hasil Razia di Bulan Ramadhan

Polda Sulbar Gilas Ribuan Botol Miras dan Narkotika Hasil Razia di Bulan Ramadhan

Regional
Sekolah Diobrak Abrik Maling, 4 Unit Laptop dan 1 Unit LCD Raib Dicuri

Sekolah Diobrak Abrik Maling, 4 Unit Laptop dan 1 Unit LCD Raib Dicuri

Regional
Belasan Peluru Ditemukan di Setu Mangga Bolong Jagakarsa

Belasan Peluru Ditemukan di Setu Mangga Bolong Jagakarsa

Megapolitan
Jemparingan Mataraman, Adu Memanah Ala Prajurit Keraton Sambil Ngabuburit

Jemparingan Mataraman, Adu Memanah Ala Prajurit Keraton Sambil Ngabuburit

Regional
40 Rumah Terbakar di Bidara Cina Saat Waktu Sahur, 3 Orang Terluka

40 Rumah Terbakar di Bidara Cina Saat Waktu Sahur, 3 Orang Terluka

Megapolitan
Implementasi UU Antiterorisme Diminta Patuhi Kewajiban HAM Internasional

Implementasi UU Antiterorisme Diminta Patuhi Kewajiban HAM Internasional

Nasional
Kisah Final Piala Thomas 1970, Sumbangan Rp 50 hingga Berkerumun di Depan TV Tetangga

Kisah Final Piala Thomas 1970, Sumbangan Rp 50 hingga Berkerumun di Depan TV Tetangga

Nasional
Close Ads X