5 Tips Mudik Menyenangkan Bersama Si Kecil - Kompas.com

5 Tips Mudik Menyenangkan Bersama Si Kecil

Kompas.com - 13/06/2018, 21:28 WIB
Ilustrasi mudik sekeluarga.Thinkstock/iStock Ilustrasi mudik sekeluarga.

KOMPAS.com -  Mudik sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia merayakan Idul Fitri. Orangtua tentu perlu mempersiapkan secara matang agar perjalanan jauh saat puasa tetap nyaman dan lancar terlebih jika harus membawa bayi atau anak kecil.

Yuk, simak tips mudik dengan anak yang nyaman dan aman berikut ini:

1. Periksa kondisi kendaraan

Pastikan kondisi fisik dan mesin mobil dalam keadaan sempurna. Kondisi kendaraan yang baik menjamin keselamatan keluarga.

Selain itu, kondisi mobil yang baik tentu membuat perjalanan terasa nyaman, tak terkecuali untuk si kecil. Memeriksakan kendaraan ke bengkel sebelum mudik membantu mencegah segala kemungkinan terburuk selama di perjalanan nanti, seperti ban bocor atau mogok.

2. Pilih waktu tepat

Pilih waktu berangkat mudik saat si kecil biasanya istirahat, contohnya saat jam tidur siang anak. Selain mencegah anak rewel, berkendara di siang hari juga lebih aman karena membuat proses mengendarai kendaraan dapat lebih fokus dan waspada untuk membaca situasi-kondisi jalanan ketimbang mudik di malam hari.

Bila tidak hati-hati, menyetir saat ngantuk justru akan membahayakan keluarga.

3. Siapkan makanan dan keperluan anak

Pastikan orangtua sudah melengkapi segala perlengkapan bayi yang wajib dibawa saat bepergian; mulai dari peralatan mandi, selimut, popok, baju ganti, mainan, hingga obat-obatan.

Masukkan semua ke dalam tas yang mudah dibawa, dan taruh di tempat yang mudah dijangkau saat di mobil (jangan ditaruh di bagasi). Bila perlu, bawa car seat atau kursi mobil khusus anak agar si kecil lebih nyaman berada di mobil. Lengkapi dengan bantal dan selimut hangat agar si kecil semakin nyaman saat mudik bersama.

Bila mudik dengan pesawat, taruh tas bayi di atas kabin kursi agar lebih mudah diambil bila dibutuhkan.

Baca juga: Mudik Pemilu dan Stereotip Kepribadian

Jangan lupa juga bawa banyak camilan yang praktis tapi tetap sehat, seperti buah, sereal, atau biskuit kesukaan anak. Dampingi dengan susu dan air putih untuk mencegah dehidrasi pada anak selama di perjalanan.

4. Bawa mainan favorit anak

Mainan ampuh untuk menenangkan anak yang sedang rewel ketika bosan terjebak dalam kendaraan selama berjam-jam. Maka, jangan lupakan “senjata” yang satu ini jika camilan saja tidak cukup untuk mengalihkan pikirannya. Semakin lama si kecil sibuk dengan mainannya, semakin kecil pula risiko anak rewel selama di perjalanan.

Tapi ingat, lama kelamaan si kecil juga bisa merasa bosan dan ingin kegiatan lain yang lebih menarik. Untuk menyiasatinya, putarkan musik kesukaan anak dan ajaklah ia bernyanyi bersama untuk mengalihkan perhatiannya. Orangtua juga bisa menyetel video edukasi untuk membuatnya tertarik dan belajar bersama.

5. Jangan panik dan sabar saat si kecil rewel

Kunci terpenting agar mudik dengan anak terasa nyaman adalah jangan gampang panik. Memang kadang anak rewel membuat orangtua mudah terpancing emosi. Namun ketimbang membuang-buang energi dengan emosi ada baiknya segera menenangkan diri. 

Cari tahu apa, sih, kemauan dan kebutuhan si kecil hingga ia bisa rewel dan menangis. Bila anak rewel karena merasa lapar, segera berikan makanan kesukaannya dan pastikan si kecil makan sampai kenyang. Sementara bila anak rewel karena mengantuk, bantu si kecil agar bisa tidur dengan nyaman.

Kalau si kecil merasa bosan, hadirkan suasana baru dengan mengajaknya bermain secara interaktif. Contohnya menghitung jumlah pohon di jalan atau bernyanyi bersama. Ini akan membantu mengalihkan perhatian si kecil sehingga perjalanan mudik jadi lebih tenang.

Bila si kecil terus bosan dan menangis meski sudah dihibur dengan berbagai cara, ada baiknya segera pinggirkan kendaraan Anda di pom bensin, tempat makan, atau rest area tol terdekat. Tenangkan anak sejenak sembari mengistirahatkan tubuh Anda setelah duduk berjam-jam di mobil.

Tak perlu terburu-buru sampai ke tujuan bila memang tidak memungkinkan. Meneruskan perjalanan dalam kondisi yang tidak nyaman justru dapat meningkatkan risiko berbahaya selama di perjalanan.

Bila perlu, istirahatkan diri dan keluarga di penginapan terdekat untuk memulihkan kembali energi yang telah terkuras habis di perjalanan. Begitu si kecil kembali tenang dan stabil, barulah bisa melanjutkan perjalanan hingga sampai ke tujuan.

Selamat bermudik ria bersama anak dan keluarga. Semoga selamat sampai ke kampung halaman.


Komentar
Close Ads X