5 Hal yang Perlu Kamu Tahu soal Seleksi Berbasis Komputer LPDP

Kompas.com - 11/07/2018, 09:33 WIB
Website resmi Lembaga Pengelola Dana Pendidikandok. LPDP Website resmi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan ( LPDP) melaksanakan Seleksi Berbasis Komputer (SBK) pada hari ini, Selasa (10/7/2018).

Tes berbasis komputer ini digelar hingga 24 Juli 2018.

Bagi kamu yang ingin berburu beasiswa LPDP, ada baiknya mengetahui hal-hal terkait SBK LPDP ini.

Berikut 5 hal yang perlu kamu ketahui soal SBK:

1. SBK untuk menilai potensi akademik pendaftar beasiswa

Dikutip dari situs resmi LPDP, Seleksi Berbasis Komputer (SBK) dilakukan untuk menilai potensi akademik pendaftar beasiswa dalam menyelesaikan studi dengan kelulusan berdasarkan passing grade yang ditentukan.

Baca juga: Menkeu Minta Guru Tak Pilih Kampus Abal-abal untuk Beasiswa LPDP

Melalui seleksi ini, peserta dengan nilai di atas passing grade akan mendapatkan kesempatan mengikuti pemetaan kompetensi dan penulisan esai sebagai bahan penilaian pada seleksi substansi.

2. Pengganti online assessment

Seleksi SBK ini menggantikan seleksi Online Assessment yang dilaksanakan pada tahun sebelumnya.

Dalam penyelenggaraan SBK, LPDP bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Metode SBK telah diaplikasikan untuk berbagai seleksi sejenis di Indonesia.

3. Komponen SBK

Seleksi ini berlaku bagi pendaftar yang sudah lolos pada seleksi administrasi tahap I.

SBK terdiri dari tiga komponen yaitu Tes Potensi Akademik (TPA), soft competency, dan on the spot writing.

Halaman Berikutnya
Halaman:


Terkini Lainnya

Hilang Dua Pekan di Hutan, Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Hilang Dua Pekan di Hutan, Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Internasional
Bambang Widjojanto Sebut soal Rezim Korup, Sandiaga: Ini Bentuk Kekhawatiran Masyarakat

Bambang Widjojanto Sebut soal Rezim Korup, Sandiaga: Ini Bentuk Kekhawatiran Masyarakat

Megapolitan
Long Bambu, Gelegar Tradisi Ramadhan di Gunungkidul yang Berusia Ratusan Tahun

Long Bambu, Gelegar Tradisi Ramadhan di Gunungkidul yang Berusia Ratusan Tahun

Regional
Pasar Tanah Abang Kembali Menggeliat Setelah Tutup karena Rusuh 22 Mei

Pasar Tanah Abang Kembali Menggeliat Setelah Tutup karena Rusuh 22 Mei

Megapolitan
Prabowo-Sandiaga Siap Hadiri Sidang Pertama Gugatan Hasil Pilpres 2019 di MK

Prabowo-Sandiaga Siap Hadiri Sidang Pertama Gugatan Hasil Pilpres 2019 di MK

Megapolitan
Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Nasional
Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Nasional
Sandiaga: Bambang Widjojanto Punya Rekam Jejak yang Baik Tangani Gugatan di MK

Sandiaga: Bambang Widjojanto Punya Rekam Jejak yang Baik Tangani Gugatan di MK

Megapolitan
Tiket Mahal, Hanya Lion Air dan Sriwijaya yang Punya Extra Flight, Itu Pun Sekali Sehari...

Tiket Mahal, Hanya Lion Air dan Sriwijaya yang Punya Extra Flight, Itu Pun Sekali Sehari...

Regional
Jenazah Bayi Kembar dengan Tali Pusar Ditemukan Mengambang di Kali

Jenazah Bayi Kembar dengan Tali Pusar Ditemukan Mengambang di Kali

Regional
Tradisi Weh Huweh di Demak, Bebas Bertukar Makanan Saat Ramadhan...

Tradisi Weh Huweh di Demak, Bebas Bertukar Makanan Saat Ramadhan...

Regional
Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Nasional
Begini Desain Masjid Karya Ridwan Kamil yang Akan Dibangun di Gaza Palestina

Begini Desain Masjid Karya Ridwan Kamil yang Akan Dibangun di Gaza Palestina

Regional
Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Nasional
Polisi Perancis Buru Pelaku Serangan Bom di Lyon

Polisi Perancis Buru Pelaku Serangan Bom di Lyon

Internasional

Close Ads X