Ingin Anak Cerdas? Biarkan Mereka Bermain! - Kompas.com

Ingin Anak Cerdas? Biarkan Mereka Bermain!

Kompas.com - 11/07/2018, 21:34 WIB
Selain untuk tempat bermain, taman dekat rumah juga berfungsi untuk mengurangi polusi udara yang berterbangan.SHUTTERSTOCK Selain untuk tempat bermain, taman dekat rumah juga berfungsi untuk mengurangi polusi udara yang berterbangan.

KOMPAS.com - Bermain adalah dunia anak. Tidak heran anak selalu menghabiskan waktu bermain, baik di rumah, sekolah dan di mana pun berada.

Sejauh permainan masuk dalam kategori aman untuk anak, biarkan mereka menikmatinya. Orangtua cukup mengawasi agar anak tetap aman.

Tak hanya memberi kesempatan, sebaiknya fasilitasi anak untuk mencoba beragam permainan baru. Banyak jenis permainan dapat dicoba anak, mulai permainan tradisional hingga modern.

Yang dimaksud 'bermain' di sini lebih mengarah kepada permainan melibatkan aktifitas fisik dan bukan sekadar bermain gadget/gawai.

Menurut forum Sahabat Keluarga dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, ada beberapa manfaat pada saat anak bermain. 

1. Pengembangan afektif

Untuk mengembangkan afektif atau perasaan anak, orangtua dapat melibatkan anak bermain dengan teman-temannya di luar rumah. Ajaklah anak bermain bersama anak tetangga di kompleks rumah seperti bermain sepak bola, masak-masakan, petak umpet, ataupun segala jenis permainan yang dapat dimainkan secara bersama.

Baca juga: Ikuti 5 Tips Ini agar Anak Tidak Rewel di Hari Pertama Sekolah

Dalam permainan tersebut, anak dapat belajar bersikap terhadap teman sebayanya, seperti berbagi makanan, menolong saat teman jatuh, ataupun belajar bersosialisasi dengan orang lain. Anak akan terbiasa hidup di tengah masyarakat dan dapat mengambil sikap tepat sesuai dengan keadaan di sekitarnya.

2. Pengembangan psikomotorik

Banyak permainan dapat dilakukan anak untuk mengembangkan psikomotoriknya. Misal, membuat kerajinan tangan. Kegiatan tersebut akan membantu menghidupkan keterampilan tangan anak. Selain menjadi permainan bermanfaat, kerajinan tangan juga dapat menjadi bekal kreativitas anak di masa depannya.

3. Mengembangkan kognitif

Bermain tebak kata salah satu permainan dapat melatih anak berpikir dan konsentrasi sehingga kognitif anak berkembang. Saat anak menerima tebakan dari temannya, maka dia akan berpikir tentang jawaban yang harus diucapkan. Apabila anak dapat menjawab tebakan temannya dengan cepat dan benar, maka daya pikir anak akan dilatih berpikir cepat.

Selain permainan di atas, masih banyak pilihan permainan yang dapat dimainkan anak untuk mengembangkan 3 aspek tersebut. Permainan dapat dipilih sesuai kemauan dan hobi anak sehingga pengembangan diri anak dapat maksimal.

Bagi si anak juga akan dapat menikmati dalam melakukan permainan tersebut. 



Close Ads X