Hari Pertama Sekolah, Jangan Lupa Bertukar Nomor HP

Kompas.com - 14/07/2018, 15:32 WIB
Anak-anak berbaris mengikuti upacara bendera pada hari pertama masuk sekolah di SDN 01 Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18/7/2016).  Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti berisi, antara lain, tentang keterlibatan orangtua dalam pendidikan anak. Salah satu hal yang ditekankan ialah kewajiban orangtua mengantar anak ke sekolah pada hari pertama tahun ajaran baru.
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGAnak-anak berbaris mengikuti upacara bendera pada hari pertama masuk sekolah di SDN 01 Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18/7/2016). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti berisi, antara lain, tentang keterlibatan orangtua dalam pendidikan anak. Salah satu hal yang ditekankan ialah kewajiban orangtua mengantar anak ke sekolah pada hari pertama tahun ajaran baru.

KOMPAS.com - Hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru akan dimulai Senin, 14 Juli 2018. Terkait hal itu, Dinas Pendidikan (Disdik) provinsi DKI Jakarta mengeluarkan Surat Edaran perihal Gerakan Mengantar Anak Hari Pertama Masuk Sekolah Tahun Pelajaran 2018/2019.

Dalam surat edaran yang ditujukan kepada seluruh kepala sekolah tersebut, Plt. Disdik DKI Jakarta Bowo Irianto menghimbau kepada para orangtua siswa baru untuk mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah di tahun ajaran baru.

1. Ada 3 hal ditekankan dalam hari pertama masuk sekolah:

  • Kepala sekolah dan guru diharapkan menyambut siswa baru dan orangtua yang mengantar.
  • Kepala sekolah dan guru berinteraksi dengan siswa baru dan orangtua murid yang mengantar.
  • Disdik juga mengingatkan pihak sekolah dan orangtua bertukar nomor telepon atau kontak lain untuk memudahkan komunikasi dalam menjalin komitmen bersama untuk pendidikan yang lebih positif dan menyenangkan.

Baca juga: MPLS, Jangan Ada Buli di Antara Kita

  • Pihak sekolah juga diminta untuk melakukan koordinasi dengan aparat keamanan setempat dalam rangka kelancaran, ketertiban dan keamanan lalu lintas di lingkungan sekolah.

2. Ada 3 komponen penting pendidikan

Dalam menyambut hari pertama sekolah, Bowo juga menyampaikan 3 komponen penting dalam pendidikan yang perlu dikembangkan oleh sekolah dan juga orangtua.

Ketiga komponen tersebut adalah membangun karakter, meningkat komptensi serta mengembangkan literasi.

"Ketiga komponen utama proyeksi pendidikan masa depan anak-anak ini harus dipersiapkan dan dikembangkan dalam suasana yang serius namun tetap menyenangkan," jelas Bowo.

3. Jangan ada bullying

Terkait Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Bowo mengingatkan agar kakak kelas di jenjang SMP dan SMA untuk membantu siswa baru dalam menyesuaikan diri di lingkungan baru.

"Kehormatan dan kekompakan tidak akan pernah dapat diwujudkan dengan tindakan kekerasan, hindari membully adik-adik kalian hanya untuk menunjukkan bahwa kalian
lebih senior, berlatihlah untuk dapat memimpin dan dipimpin," tegas Bowo.

Bimbinglah adik-adik kalian mengenali kegiatan ektrakurikuler dan intrakulikuler melalui kegiatan-kegiatan yang positif dan menyenangkan, bangun sinergi untuk nama baik almamater sekolah kalian, tutupnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X