Kompas.com - 19/07/2018, 16:44 WIB

KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy melontarkan wacana untuk menerapkan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bagi sekolah swasta. 

Mendikbud menyampaikan hal itu di sela diskusi media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 bertema "Zonasi Sekolah untuk Pemerataan" di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Jakarta, Rabu (18/7/2018).

1. Zonasi sekolah swasta

Mendikbud mengatakan, ke depan sistem zonasi akan diterapkan terhadap sekolah swasta. Namun, hal ini tidak bersifat wajib melainkan diserahkan kepada pihak swasta untuk memutuskan.

Nantinya, lanjut Muhadjir, sekolah swasta yang tidak bergabung di dalam sistem zonasi tidak akan mendapat bantuan dari pemerintah. 

"Kalau mau masuk zonasi, mereka harus ikut aturan. Kalau tidak mau, ya silakan, tapi tidak boleh mendapat bantuan pemerintah," kata Muhadjir. 

Namun, penerapan sistem zonasi untuk sekolah swasta itu masih dalam tahap pengkajian.

2. Tidak mematikan sekolah negeri

Sementara itu, pengamat pendidikan Esti Wijayati juga menyampaikan sistem zonasi tidak akan mematikan sekolah negeri. 

"Saat dulu belum banyak sekolah negeri, peranan utama swasta terhadap pendidikan sungguh luar biasa," jelas Esti. Masyarakat yang memang mampu bisa masuk ke sekolah-sekolah swasta, tambahnya.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.