Kompas.com - 31/07/2018, 18:49 WIB
Tim Olimpiade Kimia Indonesia peraih medali di ajang IChO ke-50 di Republik Ceko telah tiba di tanah air dan disambut jajaran Kemendikbud (30/7/208) Dok. KemendikbudTim Olimpiade Kimia Indonesia peraih medali di ajang IChO ke-50 di Republik Ceko telah tiba di tanah air dan disambut jajaran Kemendikbud (30/7/208)

KOMPAS.com - Siswa Indonesia berhasil meraih 1 medali emas, 1 perak dan 2 perunggu dalam ajang IChO (International Chemistry Olympiad/IChO) 2018 di Rudolfinum, Praha, Republik Ceko yang berakhir tanggal 28 Juli 2018.

Kompetisi ini diikuti 80 negara dari seluruh dunia dan merupakan penyelenggaraan olimpiade kimia ke-50. 

1. Perolehan medali

Siswa Indonesia yang memperoleh medali dalam ajang tersebut yakni:

  • Medali emas: Ong Christoper Ivan Wijaya, SMA Kristen YSKI, Semarang, Jawa Tengah
  • Medali Perak: Abdullah Muqaddam, MAN Insan Cendekia Serpong, Banten
  • Medali Perunggu: Rizki Kurniawan, SMAN 1 Kota Metro, Lampung dan Muhammad Syaiful Islam, SMA Cindera Mata Kota Bekasi, Jawa Barat

Tahun lalu, pada IChO ke 49 di Nakhon Pathom, Thailand, Indonesia meraih 1 medali emas dan 3 medali perak. Sementara pada IChO ke 48 di Tbilisi, Georgia, tim Indonesia meraih dua medali perak dan dua medali perunggu. 

Baca juga: "Kado" Hari Anak Nasional Siswa Indonesia Raih Prestasi di IBO Iran

Setiap negara peserta dapat mengirimkan maksimum 4 siswa terbaik bidang kimia di Negaranya.

Dalam kompetisi ini, setiap siswa diuji kemampuan dalam bidang teori dan keterampilan dalam dalam melakukan percobaan (praktek) di laboratorium.  

2. Mengirim 4 wakil

Keempat siswa terpilih telah melalui 4 tahapan proses seleksi dengan total waktu pelatihan, pembinaan dan seleksi selama 10 minggu.

Berdasarkan data capaian siswa tersebut dan berdiskusi dengan para instruktur, asisten serta Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Kemendikbud, maka ditentukan empat peserta diatas sebagai Duta Indonesia di 50th IChO di Bratislava, Slovakia dan Praha, Republik Ceko.

Dalam proses pelatihan tersebut, mentor pelatihan siswa calon peserta olimpiade diberikan oleh staf pengajar Departemen Kimia -FMIPA UI dan Departemen Kimia FMIPA-ITB.

Program pelatihan yang dilakukian disesuaikan dengan materi dalam Silabus IChO serta silabus teori dan praktikum untuk IChO 50th. Sebagian besar materi tersebut sebagian besar tidak pernah diberikan di tingkat SMA di Indonesia.

Rombongan tim Olimpiade Kimia Indonesia telah tiba di tanah air Rabu, 30 Juli 2018 dan disambut oleh Direktur Pembinaan SMA Purwadi Sutanto, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat (BKLM) Ari Santoso, Kasubdit Peserta Didik Suharlan dan Kasi Bakat dan Prestasi Asep Sukmayadi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X