Mengagas Ide "Voucher Gotong Royong" Pendidikan Berbasis Teknologi

Kompas.com - 07/08/2018, 19:01 WIB
Tiga dari 4 perwakilan Indonesia di ajang EdTech 2018: Gerald Sebastian (Kok Bisa), Talitha Amalia (Solve Education), Sabda PS (Zenius). Dok. ZeniusTiga dari 4 perwakilan Indonesia di ajang EdTech 2018: Gerald Sebastian (Kok Bisa), Talitha Amalia (Solve Education), Sabda PS (Zenius).

Salah satu solusi mengatasi hal ini adalah penerapan sistem voucher atau kupon pada pendidikan berbasis teknologi. Pemerintah, perusahaan, maupun individu pribadi dapat menggalang dana yang kemudian hanya dapat digunakan siswa untuk menggunakan produk-produk pendidikan digital.

Mirip dengan Kartu Indonesia Pintar, hanya saja dalam sistem ini berbagai pihak di luar pemerintah dapat berperan secara aktif  di dalamnya.

3. Adopsi Edtech secara meluas

Sistem ini sudah mulai berhasil diterapkan di India oleh salah satu perusahaan yang bekerja sama dengan 100 perusahaan EdTech. Sistem voucher untuk akses pendidikan berbasis teknologi saat ini sudah memiliki pengguna sebanyak satu juta siswa.

Masalah kedua adalah kesiapan akses internet high-bandwidth. Saat ini, banyak produk EdTech memakan data berukuran besar dan pastinya menjadi halangan bagi para pengguna.

Walaupun tingkat penetrasi internet di Asia sudah cukup tinggi, namun akses internet berkecepatan tinggi masih sangat terbatas. Mempertimbangkan hal ini, Zenius Education adalah salah satu penyedia pendidikan berbasisi teknologi yang menyediakan materi video dengan ukuran data sangat minim dengan tetap mempertahankan kualitas.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X