3 Topik Ini Perlu Dikomunikasikan Antara Guru dan Orangtua - Kompas.com

3 Topik Ini Perlu Dikomunikasikan Antara Guru dan Orangtua

Kompas.com - 07/08/2018, 20:47 WIB
Guru bersalaman dengan murid baru kelas 1 saat hari pertama masuk sekolah, di SD Negeri Lengkong Wetan 1, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Senin (16/7/2018). Sebanyak 120 murid baru di SDN Lengkong Wetan 1 nampak diantar oleh orangtua pada hari pertama tahun ajaran baru 2018/2019KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Guru bersalaman dengan murid baru kelas 1 saat hari pertama masuk sekolah, di SD Negeri Lengkong Wetan 1, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Senin (16/7/2018). Sebanyak 120 murid baru di SDN Lengkong Wetan 1 nampak diantar oleh orangtua pada hari pertama tahun ajaran baru 2018/2019

KOMPAS.com - Keterlibatan orangtua dalam pendidikan anak di sekolah akan terlaksana bila telah terbangun komunikasi efektif antara pihak sekolah, dalam hal ini wali kelas dan orangtua siswa.

Masalahnya, bagaimana membangun komunikasi yang efektif antara guru dan orangtua?

Komunikasi efektif akan terbangun bila wali kelas memiliki inisiatif menyampaikan hal-hal positif kepada orangtua tentang anak di sekolah.

1. Mambangkitkan antusiasme orangtua

Bila guru menyampaikan ide cara membantu dan mendukung anak-anak, menginformasikan lebih banyak tentang program akademik sekolah dan bagaimana cara kerjanya, maka orangtua akan terdorong untuk terlibat dalam pendidikan anak-anak.

Dengan cara ini, orangtua juga akan menjadi lebih percaya diri tentang pentingnya keterlibatan mereka di sekolah.

Baca juga: Sepele, 6 Hal Ini Bisa Sebabkan Anak Mogok Sekolah

Bayangkan, bagaimana perasaan kita sebagai orangtua, jika dihubungi guru atau kepala sekolah dan mengatakan bahwa putra atau putri kita baik-baik saja di sekolah, atau bahwa anak kita telah mengatasi masalah belajar atau berkelakuan baik.

Ketika guru menelepon atau menginformasikan orangtua untuk berbagi informasi positif tentang anak-anak, maka hal ini akan membangkitkan antusiasme orangtua terlibat di sekolah.

2. Tiga topik komunikasi

Penelitian menunjukkan, ketika guru menyampaikan kabar baik, interaksi orangtua dan sekolah akan membaik.

Ada 3 topik yang bisa dibangun walikelas, yakni:

  • Kegiatan belajar kelas
  • Prestasi anak-anak
  • Bagaimana orangtua dapat membantu pembelajaran di rumah

Yang harus diperhatikan guru, komunikasi akan lebih efektif bila terbangun komunikasi dua arah. Penelitian menunjukkan, semakin sering orangtua dan guru berbagi informasi yang relevan tentang siswa, semakin berpotensi keduanya untuk membantu siswa mencapai prestasi akademis.

3. Pintu-pintu komunikasi

Dikutip dari Sahabat Keluarga Kemendikbud, peluang untuk komunikasi dua arah dapat dilakukan melalui:

  • Pertemuan orangtua dengan walikelas
  • Pembentukan organisasi orangtua-walikelas
  • Buku agenda kerja siswa mingguan atau bulanan yang dibawa pulang untuk ditinjau dan dikomentari orangtua
  • Komunikasi melalui telepon atau kini melalui grup media sosial seperti WA grup kelas
  • Komunikasi melalui website atau email sekolah
  • Kunjungan ke rumah siswa

4. Manfaat komunikasi orangtua - sekolah

Berbagai penelitian menunjukan, keterlibatan orangtua dapat meningkatkan prestasi, motivasi  belajar, perilaku lebih baik, kehadiran lebih teratur, dan sikap lebih positif tentang pekerjaan rumah dan sekolah secara umum.

Keterlibatan orangtua di sekolah juga dapat membebaskan guru lebih fokus pada tugas mengajar anak-anak. Guru juga akan lebih mengerti lebih banyak tentang kebutuhan siswa yang dapat mereka terapkan di kelas atau sekolah.

Di sisi lain, orangtua yang terlibat di sekolah cenderung memiliki pandangan lebih positif tentang guru, akhirnya juga dapat meingkatkan moral dan motivasi guru. 


Terkini Lainnya

Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia Minta Bunga KUR Turun Tahun Ini

Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia Minta Bunga KUR Turun Tahun Ini

Megapolitan
Kapal Tugboat Tenggelam di Perairan Kepri, 5 ABK Selamat

Kapal Tugboat Tenggelam di Perairan Kepri, 5 ABK Selamat

Regional
Begini Tahapan Tilang ETLE hingga STNK Kendaraan Diblokir

Begini Tahapan Tilang ETLE hingga STNK Kendaraan Diblokir

Megapolitan
Cerita Ayah yang Anaknya Tewas Tersetrum di Kandang Ayam Saat Kejar Layang-layang

Cerita Ayah yang Anaknya Tewas Tersetrum di Kandang Ayam Saat Kejar Layang-layang

Regional
Hujan Diprediksi Guyur Jabodetabek Sepanjang Hari Ini

Hujan Diprediksi Guyur Jabodetabek Sepanjang Hari Ini

Megapolitan
5 Inovasi Pendidikan Tinggi untuk Hasilkan Lulusan di Industri 4.0

5 Inovasi Pendidikan Tinggi untuk Hasilkan Lulusan di Industri 4.0

Edukasi
Menaker Soroti Angka Pengangguran yang Masih Tinggi di Depok

Menaker Soroti Angka Pengangguran yang Masih Tinggi di Depok

Megapolitan
Menteri Jonan: Perpres Mobil Listrik Segera Keluar

Menteri Jonan: Perpres Mobil Listrik Segera Keluar

Regional
Rangkaian Fakta Kematian Sariman yang Tergilas Mesin Giling di Bekasi

Rangkaian Fakta Kematian Sariman yang Tergilas Mesin Giling di Bekasi

Megapolitan
BERITA POPULER JABODETABEK: Bentrokan di Tanah Abang, Surat BTP dari Penjara, hingga 800 STNK Diblokir

BERITA POPULER JABODETABEK: Bentrokan di Tanah Abang, Surat BTP dari Penjara, hingga 800 STNK Diblokir

Megapolitan
Joget Prabowo dan Pijatan Sandi di Forum Debat Dinilai Tak Etis

Joget Prabowo dan Pijatan Sandi di Forum Debat Dinilai Tak Etis

Nasional
Ada Fenomena 'Supermoon', BMKG Peringatkan Pasang Air Laut di Sejumlah Daerah

Ada Fenomena "Supermoon", BMKG Peringatkan Pasang Air Laut di Sejumlah Daerah

Regional
Amnesty: Isu HAM Hanya Jadi Kepentingan Elektoral Kedua Pasangan Capres-Cawapres

Amnesty: Isu HAM Hanya Jadi Kepentingan Elektoral Kedua Pasangan Capres-Cawapres

Nasional
BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang dan Kilat di Jaksel, Jakbar, dan Jaktim

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang dan Kilat di Jaksel, Jakbar, dan Jaktim

Megapolitan
Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Regional

Close Ads X