Agar Masa Depan Menyenangkan dan Tidak Kehilangan Pekerjaan

Kompas.com - 14/08/2018, 18:20 WIB
Peminatan Big Data Analytics di prodi Sistem Informasi UMNDok. UMN Peminatan Big Data Analytics di prodi Sistem Informasi UMN

KOMPAS.com - Pendiri Sinovation Ventures sekaligus ahli teknologi terkenal Tiongkok, Lee Kai Fu melalui CNBC bulan April 2017 menyampaikan kemampuan kecerdasan buatan (AI) akan melebihi manusia. AI juga diprediksi akan menyebabkan pekerjaan yang sebelumnya dilakukan manusia akan digantikan mesin.

Setidaknya ada 50 persen pekerjaan yang ada saat ini akan lenyap dalam 10 tahun mendatang.

1. Menyingkirkan perusahaan tradisional

“Karena AI adalah tentang mendapatkan pemahaman dari data dan mengambil keputusan
berdasarkan pemahaman tersebut. Sektor internet dan sektor wiraswasta akan terus
berkembang dan dalam banyak hal menggeser, bahkan menyingkirkan, perusahaan-
perusahaan tradisional di Tiongkok,” kata pria yang pernah bekerja di Google, Microsoft, dan
Apple tersebut.

Di Indonesia, menghilangnya sejumlah pekerjaan, atau setidaknya berkurangnya posisi
untuk pekerjaan tertentu, sudah mulai terjadi.

Sejumlah perusahaan mengganti telah mengganti customer service dengan chatbot atau mesin interaktif. Penggunaan aplikasi transportasi online penyedia jasa antar makanan juga telah mengurangi kebutuhan pengantar makanan di restoran-restoran.

Baca juga: 2 Profesi Bidang Data Paling Seksi Bergaji Fantastis di Masa Depan

 

Rekaman suara, mesin pengganti petugas karcis parkir, dan masih banyak lagi contoh terjadi dan sudah dianggap sebagai bagian dalam kehidupan sehari-hari kita.

2. Penghematan dan efisiensi

Menggantikan posisi manusia dengan robot atau AI dianggap lebih hemat dan efisien. Misal, AI dianggap lebih menguntungkan lantaran tidak akan pernah minta cuti apalagi sampai menuntut kenaikan gaji. 

Hal inilah yang nanti akan dilakukan setiap perusahaan. Masalahnya, bagaimana jika tiba saatnya giliran pekerjaan kita yang akan tergantikan?

Feris Thia, Data Science and Big Data System Architect dari PHI Integration menyampaikan ada dua cara mengatasi masalah ini.

Pertama, melawan dan menentang perkembangan teknologi. Persis hal yang sama dilakukan oleh ojek pangkalan saat menentang kehadiran ojek online. Pilihan pertama ini, menentang teknologi, nampaknya bukan solusi efektif.

Halaman:


Terkini Lainnya

Long Bambu, Gelegar Tradisi Ramadhan di Gunungkidul yang Berusia Ratusan Tahun

Long Bambu, Gelegar Tradisi Ramadhan di Gunungkidul yang Berusia Ratusan Tahun

Regional
Pasar Tanah Abang Kembali Menggeliat Setelah Tutup karena Rusuh 22 Mei

Pasar Tanah Abang Kembali Menggeliat Setelah Tutup karena Rusuh 22 Mei

Megapolitan
Prabowo-Sandiaga Siap Hadiri Sidang Pertama Gugatan Hasil Pilpres 2019 di MK

Prabowo-Sandiaga Siap Hadiri Sidang Pertama Gugatan Hasil Pilpres 2019 di MK

Megapolitan
Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Nasional
Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Nasional
Sandiaga: Bambang Widjojanto Punya Rekam Jejak yang Baik Tangani Gugatan di MK

Sandiaga: Bambang Widjojanto Punya Rekam Jejak yang Baik Tangani Gugatan di MK

Megapolitan
Tiket Mahal, Hanya Lion Air dan Sriwijaya yang Punya Extra Flight, Itu Pun Sekali Sehari...

Tiket Mahal, Hanya Lion Air dan Sriwijaya yang Punya Extra Flight, Itu Pun Sekali Sehari...

Regional
Jenazah Bayi Kembar dengan Tali Pusar Ditemukan Mengambang di Kali

Jenazah Bayi Kembar dengan Tali Pusar Ditemukan Mengambang di Kali

Regional
Tradisi Weh Huweh di Demak, Bebas Bertukar Makanan Saat Ramadhan...

Tradisi Weh Huweh di Demak, Bebas Bertukar Makanan Saat Ramadhan...

Regional
Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Nasional
Begini Desain Masjid Karya Ridwan Kamil yang Akan Dibangun di Gaza Palestina

Begini Desain Masjid Karya Ridwan Kamil yang Akan Dibangun di Gaza Palestina

Regional
Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Nasional
Polisi Perancis Buru Pelaku Serangan Bom di Lyon

Polisi Perancis Buru Pelaku Serangan Bom di Lyon

Internasional
Ramadhan, Ratusan Pemulung di Palopo Dapat Paket Sembako dari Polisi

Ramadhan, Ratusan Pemulung di Palopo Dapat Paket Sembako dari Polisi

Regional
Dua Kapal Perintis Berangkatkan 900 Pemudik Lewat Pelabuhan Ambon

Dua Kapal Perintis Berangkatkan 900 Pemudik Lewat Pelabuhan Ambon

Regional

Close Ads X