5 Jurusan SMK akan Mendapat Prioritas, Apa Saja?

Kompas.com - 16/08/2018, 21:31 WIB
Wakil Bupati Gresik Mochammad Qosim (kanan), saat berbelanja di laboratorium ritel SMK NU Gresik, Kamis (8/9/2016). Kontributor Gresik, Hamzah ArfahWakil Bupati Gresik Mochammad Qosim (kanan), saat berbelanja di laboratorium ritel SMK NU Gresik, Kamis (8/9/2016).

KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan merevitalisasi 350 Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK) tahun 2019. Jumlah tersebut jauh lebih banyak dibanding tahun ini sebanyak 219 SMK.

Dilansir dari Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah, program percepatan peningkatan kualitas tersebut akan menghabiskan dana sekitar 1 triliun rupiah.

Direktur Pembinaan SMK, Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdikbud, M Bakrun mengatakan, kebutuhan dana tersebut dihitung berdasarkan kebutuhan revitalisasi pada bidang infrastruktur antaralain membangun laboratorium, teaching factory, ruang kelas baru dan peralatan pendukung kegiatan praktik dan belajar.

Menurut Bakrun, setiap sekolah akan mendapat dana berbeda tergantung kebutuhan masing-masing.

1. Prioritas 5 jurusan

Ia mencontohkan, untuk merevitalisasi SMK jurusan animasi, biaya yang dibutuhkan sekitar 3-5 miliar rupiah, sedangkan jurusan kemaritiman tak kurang dari Rp 15 miliar.

Pemerintah memprioritaskan 5 jurusan yang akan direvitalisasi, yakni maritim, pariwisata, pertanian, industri kreatif dan teknologi. "Sesuai dengan program Nawacita presiden," jelas Bakrun di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Rabu 15 Agustus 2018.

Kendati demikian, karena kesiapan fiskal negara yang terbatas, dana revitalisasi setiap SMK pada tahun depan tak akan mencapai puluhan miliar per sekolah. Bakrun mengaku masih menghitung besaran insentif yang akan digelontorkan kepada masing-masing SMK.

2. Belum sebanding dunia usaha

"Kami juga terus berusaha mengajak dunia usaha dan industri untuk mau membantu program ini. Saat ini, partisipasi dunia usaha dan industri yang konkret bantu seperti membangun laboratorium masih di bawah 10 persen dari total 13.900 SMK," katanya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X