"Zona Kalap" dan 5 Hal Seru di Indonesia International Book Fair 2018

Kompas.com - 10/09/2018, 20:16 WIB
Konferensi Pers jelang pelaksanaan Indonesia International Book Fair 2018 dihadiri perwakilan Ikapi, Bekraf dan panitia 2018 di Jakarta (10/9/2018)Dok. Kompas.com Konferensi Pers jelang pelaksanaan Indonesia International Book Fair 2018 dihadiri perwakilan Ikapi, Bekraf dan panitia 2018 di Jakarta (10/9/2018)

KOMPAS.com - Ikatan Penerbit Indonesia ( Ikapi) didukung Badan Kreatif Indonesia ( Bekraf) kembali menggelar Indonesia Internatinational Book Fair (IIBF) 2018 di Jakarta Convention Center (JJC) mulai 12 - 16 September 2018.

Berikut beberapa fakta seru terkait dengan penyelenggaraan IIBF 2018 yang juga didukung Kompas, Nova, Bobo dan juga Otomotif: 

6. Diikuti 17 negara

Pameran buku bertaraf internasional ini diikuti oleh puluhan penerbit dari 17 negara. Selain Indonesia, beberapa negara yang akan berpartisipasi dalam IIBF kali ini diantaranya, Arab Saudi, Australia, Inggris, China, Maroko, India, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Malaysia, Mesir, Turki, Singapura, Uni Emirat Arab, Thailand dan Tunisia.

5. Penjualan buku dan lisensi

Rosidayati menambahkan, selain menjadi ajang penjualan buku secara langsung dari penerbit kepada pembaca, IIBF 2018 juga diharapkan menjadi market hub perbukuan internasional bagi para penerbit dan penulis yang ingin menyasar pasar global. 

"Bekraf mengharapkan dalam ajang ini tidak hanya terjadi transaksi penjualan buku fisik, namun juga copy right dari para penulis yang dibeli oleh penerbit dalam atau luar negeri," harap Boni Pudjianto Deputi Pemasaran International Bekraf.

Baca juga: Hari Aksara Internasional, Literasi Keluarga Bantu Kurangi Buta Aksara

Panitia secara khusus menyediakan kegiatan Bursa Naskah dan Indonesia Right Fair yang menjadi ajang pertemuan antara penulis dan penerbit dari dalam dan luar negeri untuk melakukan transaksi.

4. Ragam acara literasi

Ajang IIBF 2018 tidak hanya akan berisi pameran buku saja. Mengambil tema "Creative Work Towards the Cukture Literacy", IIBF akan diisi 100 acara dengan tema literasi, pendidikan dan kebudayaan mulai dari lomba untuk sekolah, wisata literasi untuk pelajar, seminar, talkshow, peluncuran buku dan temu penulis.

"Acara IIBF akan melibatkan subsektor terkait dengan buku dan literasi seperti komik, film, kuliner dan musik," jelas Amalia Safitri Ketua Panitia IIBF.

3. Dibuka gratis 

Di tahun ke-37, Ikapi menarget 120 pengunjung datang ke pameran buku terbesar ini. Untuk itu panitia membuka secara gratis ajang IIBF 2018 ini. "Acara ini bertujuan untuk mendekatkan buku ke masyarakat dan juga meningkatkan minat baca," jelas Rosidayati Rozalina Ketua Ikapi dalam pertemuan dengan media jelang ajang ini.

2. Undian Ibadah Haji

Secara khusus Kedutaan Besar (Kedubes) Kerajaan Arab Saudi memberikan hadiah utama berupa paket ibadah Haji yang difasilitasi oleh Kedubes Arab Saudi. "Tahun lalu masyarakat sangat antusias mengikuti program ini dan ada 16 paket ibadah Haji yang dibagikan ke pengunjung pameran," jelas Amalia. 

1. "Zona Kalap"

Salah satu unggulan yang menjadi andalan penyelenggaraan IIBF 2018 adalah program "Zona Kalap". Dalam program ini, 500 penerbit akan memamerkan 7.000 lebih judul buku bernahasa Indonesia dan buku impor dengan potongan harga hingga 80%.

Buku-buku tersebut terdiri dari beragam genre seperti fiksi, novel, non fiksi, buku anak dan buku relijius. Program sengaja dirancang untuk memuaskan keinginan pengunjung untuk membeli buku sehingga diberikan diskon cukup besar dari 50-80%.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X