Proses Pembelajaran Kunci Sekolah Bermutu - Kompas.com

Proses Pembelajaran Kunci Sekolah Bermutu

Kompas.com - 13/09/2018, 23:35 WIB
Bimbingan teknis review proposal sekolah calon penerima bantuan pemerintah sanitasi lingkungan sekolah di Tangerang, 6-9 September 2018. Dok. Direktorat PSMA Bimbingan teknis review proposal sekolah calon penerima bantuan pemerintah sanitasi lingkungan sekolah di Tangerang, 6-9 September 2018.

KOMPAS.com - “Bila sekolah ingin bermutu, kuncinya ada di proses pembelajaran di dalam dan luar kelas. Guru harus memenuhi standar proses untuk mencapai standar isi (kurikulum),” demikian disampaikan Purwadi Sutanto, Direktur Direktorat Pembinaan SMA Kemendikbud saat memberikan pengarahan para kepala sekolah SMA peserta bimbingan teknis review proposal sekolah calon penerima bantuan sanitasi lingkungan sekolah 2018.

Purwadi mengatakan bahwa selain dua standar nasional pendidikan tersebut, standar evaluasi dan standar tenaga pendidik dan kependidikan sangat erat terkait untuk peningkatan mutu sekolah.

1. Soal HOTS format penilaian yang sesuai

 

“K-13 ( kurikulum 2013) kita merupakan kurikulum pembelajaran abad-21 di mana kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi menjadi keterampilan mutlak yang harus dimiliki siswa, evaluasi pembelajarannya juga harus menyesuaikan," jelas Purwadi seperti dilansir dari laman Direktorat Pembinaan SMA .

Ia menambahkan, soal-soal HOTs (high order thinking skills) saat ini adalah format penilaian yang paling sesuai. Oleh sebab itu, guru harus mengembangkan diri menguasai keterampilan menyusun soal-soal yang mensyaratkan kemampuan siswa untuk memiliki empat keterampilan tersebut.

Baca juga: Lombok Bangkit, Relawan dan Kemendikbud Bangun Posko Psikoedukasi

“Peran kepala sekolah di sini adalah melakukan supervisi. Saya berpesan agar kepala sekolah peserta di sini aktif melakukan pembinaan kepada para guru di sekolahnya, utamanya melakukan supervisi selama kegiatan belajar-mengajar di kelas, bukan supervisi terhadap RPP saja,” tambah Purwadi.

2. Budaya sekolah sehat sanitasi

Sementara itu, Harizal, Kepala Subdit Kelembagaan dan Sarana Prasarana Direktorat Pembinaan SMA mengatakan bahwa pemenuhan sanitasi sekolah yang memenuhi persyaratan dan kriteria dalam Permendiknas No. 24/2007 diarahkan pada ketersediaan air bersih, tempat cuci tangan, dan toilet siswa yang memadai.

Menurut beliau, tujuan bimbingan teknis sanitasi lingkungan sekolah ini adalah untuk mendukung tercapainya keunggulan dan prestasi siswa melalui penciptaan kondisi lingkungan sekolah yang sehat, bersih, dan nyaman.

Harizal melanjutkan bahwa saat ini Direktorat Pembinaan SMA sedang melakukan dua pendekatan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sanitasi sekolah, yaitu dengan membangun budaya sekolah sehat melalui desiminasi dan sosialisasi pedoman penguatan budaya sekolah sehat, dan kedua dengan menyusun pedoman sanitasi sekolah.

3. Pengembangan budaya dan pedoman sanitasi

Direktorat Pembinaan SMA mengundang 200 kepala sekolah dari 34 provinsi untuk mengikuti bimbingan teknis review proposal sekolah calon penerima bantuan pemerintah sanitasi lingkungan sekolah ini.

Beberapa materi yang disampaikan dalam kegiatan selama 4 hari ini (06-09 September 2018) di Tangerang, antara lain pedoman pengembangan budaya sekolah, pedoman sanitasi, pedoman renovasi sanitasi sekolah, program adiwiyata, program kantin sehat, dan program ramah anak.

Diharapkan setelah mengikuti acara ini para kepala sekolah meningkat pengetahuannya terkait budaya bersih dan sehat, dan juga prasarana sanitasi sekolah. 


Terkini Lainnya

Kapal Tugboat Tenggelam di Perairan Kepri, 5 ABK Selamat

Kapal Tugboat Tenggelam di Perairan Kepri, 5 ABK Selamat

Regional
Begini Tahapan Tilang ETLE hingga STNK Kendaraan Diblokir

Begini Tahapan Tilang ETLE hingga STNK Kendaraan Diblokir

Megapolitan
Cerita Ayah yang Anaknya Tewas Tersetrum di Kandang Ayam Saat Kejar Layang-layang

Cerita Ayah yang Anaknya Tewas Tersetrum di Kandang Ayam Saat Kejar Layang-layang

Regional
Hujan Diprediksi Guyur Jabodetabek Sepanjang Hari Ini

Hujan Diprediksi Guyur Jabodetabek Sepanjang Hari Ini

Megapolitan
5 Inovasi Pendidikan Tinggi untuk Hasilkan Lulusan di Industri 4.0

5 Inovasi Pendidikan Tinggi untuk Hasilkan Lulusan di Industri 4.0

Edukasi
Menaker Soroti Angka Pengangguran yang Masih Tinggi di Depok

Menaker Soroti Angka Pengangguran yang Masih Tinggi di Depok

Megapolitan
Menteri Jonan: Perpres Mobil Listrik Segera Keluar

Menteri Jonan: Perpres Mobil Listrik Segera Keluar

Regional
Rangkaian Fakta Kematian Sariman yang Tergilas Mesin Giling di Bekasi

Rangkaian Fakta Kematian Sariman yang Tergilas Mesin Giling di Bekasi

Megapolitan
BERITA POPULER JABODETABEK: Bentrokan di Tanah Abang, Surat BTP dari Penjara, hingga 800 STNK Diblokir

BERITA POPULER JABODETABEK: Bentrokan di Tanah Abang, Surat BTP dari Penjara, hingga 800 STNK Diblokir

Megapolitan
Joget Prabowo dan Pijatan Sandi di Forum Debat Dinilai Tak Etis

Joget Prabowo dan Pijatan Sandi di Forum Debat Dinilai Tak Etis

Nasional
Ada Fenomena 'Supermoon', BMKG Peringatkan Pasang Air Laut di Sejumlah Daerah

Ada Fenomena "Supermoon", BMKG Peringatkan Pasang Air Laut di Sejumlah Daerah

Regional
Amnesty: Isu HAM Hanya Jadi Kepentingan Elektoral Kedua Pasangan Capres-Cawapres

Amnesty: Isu HAM Hanya Jadi Kepentingan Elektoral Kedua Pasangan Capres-Cawapres

Nasional
BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang dan Kilat di Jaksel, Jakbar, dan Jaktim

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang dan Kilat di Jaksel, Jakbar, dan Jaktim

Megapolitan
Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Regional
Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

Nasional

Close Ads X