Kompas.com - 20/10/2018, 21:16 WIB

Tantangan penelitian siswa

Persoalan utama dalam mengembangkan budaya riset/penelitian di kalangan siswa adalah komitmen sekolah terutama guru mata pelajaran dan kepemimpinan kepala sekolah dalam menerapkan metode pembelajaran berbasis inkuiri dan menciptakan budaya penelitian ilmiah di setiap sekolah.

Rizal memberikan catatan penting dalam mendorong anak-anak menumbuhkan budaya penelitian. "Scientific temper atau perangai ilmiah harus melekat pada karakter peserta OPSI. Perangai ilmiah yang dimaksud adalah jujur, objektif, kreatif, inovatif dan sportif serta bertanggunjawab," tegas Rizal lebih jauh. 

Ia melihat, kunci keberhasilan OPSI tahun ini adalah terletak pada nilai gotong royong. "Visi dan misi OPSI tidak bisa dilakukan Kemendikbud sebagai penyelenggara saja, namun harus bergotong royong dengan menjalin kemitraan dan kerjasama baik dengan pihak lain," ujarnya.

Perlunya partisipasi berbagai pihak

Pihak lain itu seperti lembaga/masyarakat yang memiliki peran dan fungsi secara profesional di bidangnya. "Contohnya kita harus bermitra dengan perguruan tinggi, komunitas/lembaga Penelitian, Industri dan Dinas Pendidikan di 34 Provinsi serta dengan sekolah itu sendiri.

Sebagai penanggungjawab OPSI, Rizal memandang OPSI dapat digunakan sebagai trigger atau pemacu peningkatan mutu pendidikan dan membentuk peserta didik yang memiliki karakter ilmiah di setiap Sekolah.

"Kita tidak boleh terlalu cepat berpuas diri, karena tantangan OPSI ke depan adalah bagaimana meningkatkan partisipasi SMA di seluruh Indonesia untuk berkarya melalui karya ilmiah," ujarnya.

Ia berharap OPSI dapat meningkatkan kualitas karya penelitian siswa SMA yang berdaya guna tinggi sehingga mampu mendorong partisipasi masyarakat, terutama dunia industri dan lembaga yang peduli penelitian ilmiah untuk bergabung di OPSI.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.