Kompas.com - 20/10/2018, 22:29 WIB
Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setyadi di Kantor Kemenhub, Rabu (4/7/2018). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMADirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setyadi di Kantor Kemenhub, Rabu (4/7/2018).

KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menub) Budi Karya Sumadi mengimbau wisudawan Universitas Brawaijaya (UB) mampu menghadapi segala perubahan akibat perkembangan teknologi seperti saat ini.

Hal ini disampaikan Menhub dalam acara Wisuda UB, Sabtu (20/10/2018) di Gedung Sakri UB.

"Jadilah orang yang punya kapasitas untuk bangsa. Indonesia harus cepat dalam merespon setiap kondisi ketidakpastian sehingga butuh SDM yang mempunyai sifat leadership untuk merespon ketidakpastian yang terjadi," kata Budi seperti dilansir dari laman resmi UB.

Dia mengatakan saat ini Kemenhub berupaya untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mempunyai wawasan dan tanggap terhadap perubahan global. Selain memiliki sifat leadership, kata dia, generasi muda milenia harus mampu menumbuhkan jiwa entrepreneur.

"Upaya berwirausaha jika dikaitkan dengan kondisi seperti saat ini adalah dengan digitalisasi ekonomi yang berbasis start up. Dalam Era digitalisasi ini keunggulan Indonesia adalah demografi jumlah penduduk yang banyak pengguna Twitter dan IG," katanya.

Baca juga: Wisuda IPB dan 11 Tantangan Menghadapi Smart Society 4.0

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oleh karenanya era digitalisasi ekonomi berbasis digital start up memberikan peluang usaha baru sehingga generasi milenial perlu dididik dan potensinya perlu dikembangkan dengan konsep e commerce digital ekonomi.

Ia memberi contoh aplikasi start up anak bangsa yang saat ini sukses adalah Tokopedia Go-Jek dan ruang guru.

Dalam upaya mendukung hal tersebut Kemenhub mengadakan Transhub Challenge yang merupakan kompetisi proposal bisnis mengenai pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan pelayanan transportasi yang lebih baik di masadepan.

"Kita pilih dan ada tiga pemenang yaitu share c, consecure, dan nitih nitih,"katanya.

Share c adalah aplikasi melakukan jasa untuk menumpang atau menitipkan. Barang dalam mobil yang lain.  Consecure merupakan aplikasi membantu proses perizinan dan kelengkapan dokumen pendukung pelayaran terutama dalam bongkar muat barang dan Nitih-nitih adalah aplikasi membantu penumpang difabel dalam mengakses informasi sarana dan prasarana transportasi beserta kontak bahaya.

Dalam pidatonya, menhub berharap UB bisa memberikan dukungan Kemenhub membangun prodi transportasi pada perguruan tinggi yang ada di luar Jawa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.