Batik Lasem Bercita Rasa Milenial Kreasi Mahasiswa Binus

Kompas.com - 25/10/2018, 21:52 WIB
12 mahasiswa Binus Northumbria School of Design berkesempatan memamerkan karya busana ready-to-wear  terinspirasi motif batik dari kota Lasem, Jawa Tengah dalam Fashion Tent Jakarta Fashion Week 2019 Senayan City (23/10/2018). Dok. BNSD12 mahasiswa Binus Northumbria School of Design berkesempatan memamerkan karya busana ready-to-wear terinspirasi motif batik dari kota Lasem, Jawa Tengah dalam Fashion Tent Jakarta Fashion Week 2019 Senayan City (23/10/2018).

KOMPAS.com - Indonesia sangat kaya akan seni budaya dari Sabang sampai Merauke. Kebudayaan leluhur ini terus dipelihara turun temurun, generasi ke generasi.

Mahasiswa jurusan Fashion dari Binus Northumbria School of Design (BNSD) melalui karya seni busana mencoba memberikan sentuhan milenial terhadap budaya batik sehingga tampil dengan gaya kekinian.

Baca juga: Sonar Vision, Kepedulian Mahasiswa Binus untuk Penyandang Tunanetra

Tahun ini merupakan kali ke-7 keikutsertaan BNSD dalam perhelatan Jakarta Fashion Week. Setiap tahun, BNSD selalu mengangkat tema yang terinpirasi kekayaan kota-kota di Indonesia.

12 mahasiswa Binus Northumbria School of Design berkesempatan memamerkan karya busana ready-to-wear  terinspirasi motif batik dari kota Lasem, Jawa Tengah dalam Fashion Tent Jakarta Fashion Week 2019 Senayan City (23/10/2018).Dok. BNSD 12 mahasiswa Binus Northumbria School of Design berkesempatan memamerkan karya busana ready-to-wear terinspirasi motif batik dari kota Lasem, Jawa Tengah dalam Fashion Tent Jakarta Fashion Week 2019 Senayan City (23/10/2018).
Bertempat Fashion Tent Jakarta Fashion Week 2019 Senayan City (23/10/2018), 12 mahasiswa terpilih dari BNSD berkesempatan memamerkan karya busana ready-to-wear  terinspirasi oleh motif batik dari kota Lasem, Jawa Tengah.

Mereka mengusung tema “The Untold Story: Lasem Revealed” melalui 6 lini fashion, yaitu: ARKA, OEMNJA, VOD, HANYUTAN, ALLAWN, dan RECKO.

Lasem, sebuah kota kecil di daerah Rembang Jawa Tengah juga di kenal dengan sebutan “Little China” dikarenakan dahulu Lasem merupakan tempat pertama masyarakat China tiba di pulau Jawa.

12 mahasiswa Binus Northumbria School of Design berkesempatan memamerkan karya busana ready-to-wear terinspirasi motif batik dari kota Lasem, Jawa Tengah dalam Fashion Tent Jakarta Fashion Week 2019 Senayan City (23/10/2018).Dok. BNSD 12 mahasiswa Binus Northumbria School of Design berkesempatan memamerkan karya busana ready-to-wear terinspirasi motif batik dari kota Lasem, Jawa Tengah dalam Fashion Tent Jakarta Fashion Week 2019 Senayan City (23/10/2018).

Selain itu, fakta unik lainnya bahwa Lasem juga diketahui sebagai kota para santri dan juga sebagai kota pelajar. Akibat pembauran dari berbagai kebudayaan tersebut muncul berbagai ciri khas yang memiliki nilai filosofis seperti yang ada pada batik Lasem.

Karena keunikan dan kekhasan dari batik Lasem itulah BNSD memilih Batik Lasem sebagai sumber inspirasi busana pada Jakarta Fashion Week 2019 tahun ini.

12 mahasiswa Binus Northumbria School of Design berkesempatan memamerkan karya busana ready-to-wear terinspirasi motif batik dari kota Lasem, Jawa Tengah dalam Fashion Tent Jakarta Fashion Week 2019 Senayan City (23/10/2018).Dok. BNSD 12 mahasiswa Binus Northumbria School of Design berkesempatan memamerkan karya busana ready-to-wear terinspirasi motif batik dari kota Lasem, Jawa Tengah dalam Fashion Tent Jakarta Fashion Week 2019 Senayan City (23/10/2018).

Head of Fashion Program BINUS Northumbria School of Design, Ratna Dewi Paramita berharap karya mahasiwa terbaik BNSD ini dapat diapresiasi dengan baik oleh publik dan mengingatkan kembali untuk kita dan generasi muda akan kota Lasem dengan berbagai akulturasi budayanya yang indah.

Di tangan para mahasiswa ini, batik Lasem tampil kekinian bak menyaksikan fashion show di kota Milan, Italia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X