Ehm, Reza Rahadian Mengajar di Vokasi UI, "Ngajar" Apa?

Kompas.com - 09/11/2018, 22:13 WIB
Reza Rahadian mengajak 67 mahasiswa Program Vokasi Komunikasi UI melakukan observasi kerja praktik industri komunikasi (6/11/2018). Dok. Program Vokasi UI Reza Rahadian mengajak 67 mahasiswa Program Vokasi Komunikasi UI melakukan observasi kerja praktik industri komunikasi (6/11/2018).

 

KOMPAS.com - Bertempat di Studio Produksi Mampang, Tendean, Jakarta, Reza Rahadian mengajak 67 mahasiswa melakukan observasi kerja praktik industri komunikasi (6/11/2018). Reza merupakan dosen praktik Program Vokasi Komunikasi (Vokom) Universitas Indonesia ( UI) sejak September 2018.

Di tengah jadwal padat, Reza secara khusus mendampingi mahasiswanya memperoleh gambaran utuh dan nyata tentang proses produksi sebuah program TV.

“Reza mengajar mata kuliah olah suara dan penyajian selama 14 pertemuan dalam satu semester. Reza bersama tim dosen, mempraktikkan metode pendidikan vokasi komunikasi terdiri dari 3C yaitu Class Teaching, Case Study dan Collaboration Project, ” ujar Devie Rahmawati, Kepala Prodi Vokom UI.

Baca juga: Fokus Studi Saat Reza Rahadian Jadi Dosen di Program Vokasi UI

“Dalam mengampu mata kuliah, Reza mendorong model Class Teaching yang dinamis. Peserta dirangsang aktif bertanya. Reza juga mengundang para praktisi lain berbagi banyak Case Study, sehingga mahasiswa memiliki perspektif yang luas," lanjut Devie.

Dengan membawa para mahasiswa keluar kelas, Reza telah mendorong mahasiswa untuk mempraktikkan langsung Collaboration Project antara mahasiswa dan para profesional. Para mahasiswa mendapatkan peluang bekerja langsung di industri, “seru Devie.

Ia menambahkan, kehadiran praktisi seperti Reza menandai sebuah babak baru dalam revolusi pendidikan vokasi Indonesia. Reza telah menumbuhkan gairah mengasah ketrampilan profesional di dunia pendidikan tanah air menjadi sangat besar.

Reza merupakan dosen praktik Program Vokasi Komunikasi (Vokom) Universitas Indonesia (UI) sejak September 2018.Dok. Program Vokasi UI Reza merupakan dosen praktik Program Vokasi Komunikasi (Vokom) Universitas Indonesia (UI) sejak September 2018.

Dahulu, pendidikan vokasi yang telah terbukti membawa kesuksesan di Barat, tidak mendapatkan tempat di masyarakat kita,” tambah Devie, yang juga menjabat sebagai kordinator peminatan penyiaran Vokom.

“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh profesional yang telah mewaqafkan waktu dan ilmu untuk berjuang memastikan peserta didik vokasi siap bersaing dengan pekerja global,” tutup Devie yang juga dikenal sebagai pengamat sosial budaya UI.

Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia merupakan pendidikan tinggi kejuruan, di mana lulusannya diarahkan untuk menguasai kemampuan dalam bidang kerja tertentu sebagai tenaga kerja di industri, lembaga pemerintahan, swasta atau berwiraswasta.

Pola pengajaran pada program ini lebih mengutamakan pada pengajaran keterampilan dan keahlian praktik dibandingkan dengan penguasaan teori.



Terkini Lainnya

Sidang MK Hari Ini, KPU Akan Hadirkan 15 Saksi dan 2 Ahli

Sidang MK Hari Ini, KPU Akan Hadirkan 15 Saksi dan 2 Ahli

Nasional
Ahli Prabowo-Sandi Sebut Ada 27 Juta 'Ghost Voters' Dalam Pemilu 2019

Ahli Prabowo-Sandi Sebut Ada 27 Juta 'Ghost Voters' Dalam Pemilu 2019

Nasional
Demi Sekolah, Anak-anak di Pedalaman Flores Harus Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai

Demi Sekolah, Anak-anak di Pedalaman Flores Harus Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai

Regional
Ahli 02: Di Situng, Suara Prabowo-Sandi Turun, Jokowi-Ma'ruf Selalu Naik

Ahli 02: Di Situng, Suara Prabowo-Sandi Turun, Jokowi-Ma'ruf Selalu Naik

Nasional
Gempa 6,3 SR Guncang Sarmi Papua, Warga Sempat Panik Keluar Rumah

Gempa 6,3 SR Guncang Sarmi Papua, Warga Sempat Panik Keluar Rumah

Regional
Kejanggalan PPDB 2019 di Bandung, 8 Siswa Pendaftar SMA Favorit Beralamat Sama

Kejanggalan PPDB 2019 di Bandung, 8 Siswa Pendaftar SMA Favorit Beralamat Sama

Regional
Masuk Ancol Gratis Saat HUT DKI, Ini Aktivitas yang Bisa Dilakukan

Masuk Ancol Gratis Saat HUT DKI, Ini Aktivitas yang Bisa Dilakukan

Megapolitan
Fakta Rekonstruksi Pembunuhan Sadis di Cianjur, Berawal dari Knalpot Bising hingga Korban Kebal Dibacok

Fakta Rekonstruksi Pembunuhan Sadis di Cianjur, Berawal dari Knalpot Bising hingga Korban Kebal Dibacok

Regional
7 Fakta Polemik Sistem Zonasi PPDB 2019, Desak Jokowi Copot Mendikbud hingga Sejumlah Sekolah Kekurangan Siswa

7 Fakta Polemik Sistem Zonasi PPDB 2019, Desak Jokowi Copot Mendikbud hingga Sejumlah Sekolah Kekurangan Siswa

Regional
Pembunuhan Khashoggi, Pakar PBB Minta Putra Mahkota Saudi Disanksi

Pembunuhan Khashoggi, Pakar PBB Minta Putra Mahkota Saudi Disanksi

Internasional
Kasus Dugaan Korupsi, Jaksa Agendakan Periksa Kepala Satpol PP Maluku

Kasus Dugaan Korupsi, Jaksa Agendakan Periksa Kepala Satpol PP Maluku

Regional
Berbekal Dokumen RDP DPR, Pihak Sjamsul Nursalim Sebut Kasus BLBI Tak Bisa Diselidiki

Berbekal Dokumen RDP DPR, Pihak Sjamsul Nursalim Sebut Kasus BLBI Tak Bisa Diselidiki

Nasional
Cicip Miras Sophia, Gubernur NTT: Baunya Enak dan Yakin Rasanya Juga Enak

Cicip Miras Sophia, Gubernur NTT: Baunya Enak dan Yakin Rasanya Juga Enak

Regional
Percepat Kongres, PDI-P Ingin Sinkronkan Agenda Nasional dan Partai

Percepat Kongres, PDI-P Ingin Sinkronkan Agenda Nasional dan Partai

Nasional
Viral Warga Selamatkan Truk Terjebak di Pelintasan Kereta Karet, Begini Ceritanya

Viral Warga Selamatkan Truk Terjebak di Pelintasan Kereta Karet, Begini Ceritanya

Megapolitan

Close Ads X