Kompas.com - 15/11/2018, 18:56 WIB
Ainun Na?im Sekjen Kemenristekdikti Indonesia bersama Siergey Rudi, Deputi Menteri Kementerian Pendidikan Belarus menandatangani Note Kesepakatan Kerjasama Pendidikan Tinggi (Dikti) di Belarus State University (BSU) disaksikan Menristekdikti Mohamad Nasir dan Dubes RI untuk Rusia dan Belarus (14/11/2018). Dok. KemenristekdiktiAinun Na?im Sekjen Kemenristekdikti Indonesia bersama Siergey Rudi, Deputi Menteri Kementerian Pendidikan Belarus menandatangani Note Kesepakatan Kerjasama Pendidikan Tinggi (Dikti) di Belarus State University (BSU) disaksikan Menristekdikti Mohamad Nasir dan Dubes RI untuk Rusia dan Belarus (14/11/2018).

KOMPAS.com - Indonesia dan Belarus melakukan kesepakatan kerjasama dalam bidang pendidikan tinggi (14/11/2018).

Ainun Na’im Sekjen Kemenristekdikti Indonesia bersama sama dengan Siergey Rudi, Deputi Menteri Kementerian Pendidikan Belarus menandatangani Note Kesepakatan Kerjasama Pendidikan Tinggi (Dikti) di Belarus State University (BSU).

Menristekdikti Mohamad Nasir dan Dubes RI untuk Rusia dan Belarus turut menyaksikan penandatanganan tersebut.

Dalam pertemuan bilateral antara Delegasi Indonesia dan Belarus dikemukakan bahwa kerjasama antara instirusi pendidikan tinggi Indonesia Belarus sangat penting untuk menghasilkan generasi milenial Indonesia Belarus yang mempunyai kompetensi handal dan berkualitas.

Mendapatkan pengalaman global

Perjanjian Kerjasama Pendidikan Tinggi Indonesia dan Belarus merupakan tindak lanjut pertemuan Komisi Bersama Indonesia Belarus dalam bidang Perdagangan, Ekonomi, Kerjasama Iptek di Jakarta, 17 Oktober 2017.

Baca juga: Indonesia Gandeng Denmark Tingkatkan Kemampuan Sains dan Matematika

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tujuan dari kerjasama pendidikan tinggi Indonesia Belarus adalah membuka kesempatan generasi muda kedua negara untuk mendapatkan pengalaman global menempuh pendidikan, pelatihan maupun dalam melaksanakan kerjasama di Indonesia dan Belarus.

Penguasaan ilmu pengetahuan dan pengembangan intelektual generasi muda penting untuk membangun masa depan Indonesia, Belarus dan dunia.

Indonesia dan Belarus akan segera membentuk Tim Pendidikan Tinggi yang akan melakukan pertukaran informasi program-program pendidikan tinggi, perancangan program kurikulum, kerjasama riset bidang pendidikan, pelaksanaan bersama dialog, seminar, konferensi pendidikan tinggi, program mobilitas dosen, pelajar, dalam bidang perekayasa (engineering), pertanian, dan teknologi informasi.

Kerjasama BSU dan ITB

Dalam kesempatan ini juga dilakukan kunjungan ke fasilitas riset fisika di Belarus State University yang menunjukkan penguasaan beberapa modul dan alat bantu pengajaran dalam bidang teknik fisika.

Dalam pertemuan bilateral dengan pihak Kementerian Pendidikan dan BSU, juga dikemukakan keinginan bersama dari BSU dan ITB untuk menindak lanjuti melalui perjanjian teknis antar perguruan tinggi.

Pada hari yang sama Menristekdikti Mohamad Nasir yang juga didampingi Dubes RI untuk Rusia dan Belarusia Wahid Supriyadi, Ka LIPI LT Handoko, Rektor ITB Kadarsah Suryadi mengadakan pertemuan dengan National Academy Sciences Belarus (NASB) yang merupakan mitra utama dari LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahian Indonesia) guna mengevaluasi kerjasama Iptek dan Inovasi dalam dua tahun terakhir.

Mempersiapkan generasi milenial

Dalam Galeri NASB ditampilkan penguasaan Teknologi Belarus dalam bidang (1) pengembangan teknologi pertanian bervariasi dari ketahanan pangan, mekanisasi pertanian, pengolahan hasil pangan, (2) teknologi fisika, matematika dan informasi, (3) teknologi rekayasa teknik fisika (4) teknik kimia dan ilmu kebumian, (5) teknologi ilmu hayati (biology) , termasuk pengembangan stem cell untuk kesehatan, (6) teknologi sosial, humaniora dan seni.

Secara keseluruhan, kunjungan kerja Menristekdikti di Belarus, diyakini dapat membuka peluang kerjasama baru dalam bidang pendidikan tinggi, riset teknologi dan inovasi. 

Harapannya, pembangunan kapasitas bagi SDM milenial Indonesia Belarus dapat terbangun baik melalui perancangan program strategis. Indonesia dan Belarus mempunyai cita-cita bersama membangun kolaborasi iptekdikti, mempersiapkan generasi milenial inovatif, handal dan kompeten menghadapi tantangan global dan memasuki revolusi industri 4.0.

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.