Kompas.com - 19/11/2018, 18:53 WIB
MusimPanen berpartisipasi pada Lokakarta YSE 2018 di Singapura di mana peserta menjalani program inkubasi selama delapan bulan yang dikurasi untuk membantu mereka meluncurkan perusahaan sosial yang berkelanjutan untuk perubahan positif. Dok. SIFMusimPanen berpartisipasi pada Lokakarta YSE 2018 di Singapura di mana peserta menjalani program inkubasi selama delapan bulan yang dikurasi untuk membantu mereka meluncurkan perusahaan sosial yang berkelanjutan untuk perubahan positif.

2. Cricket One (Vietnam)

Dipimpin oleh Nam Dang dan Bicky Nguyen dari Vietnam, Cricket One bertujuan memastikan keamanan pangan global. Dengan memelihara jangkrik dan memproduksi makanan berkelanjutan serta terjangkau bagi masyarakat, Cricket One menawarkan alternatif dan bentuk makanan yang berkelanjutan dibandingkan dengan ternak hewan secara tradisional.

3. Junior Art Lab (Singapura)

Dipimpin Aminur Rasyid Bin Mohamed Anwar, usaha sosial ini bertujuan untuk memberdayakan para peserta dan memelihara kepercayaan diri dengan menciptakan suatu pengalaman belajar yang unik dan kreatif dalam bidang seni, desain dan teknologi.

4. Khemdro Dairy (Bhutan)

Sherab Dorji mendirikan Khemdro Dairy, sebuah kelompok yang terbentuk dari 41 peternak sapi perah di wilayah Bhutan Tengah, untuk memastikan jaminan pengembalian adil pada produk susu mereka dengan menghilangkan inefisiensi perantara.

5. The Kisan Union (Singapura dan India)

Satu-satunya tim di YSE tahun yang memiliki anggota dari berbagai negara, Ho Jing En, Kannan Venkataramanujam dan Nikhil Mukkawar menemukan bahwa orang di wilayah pedesaan India melakukan perjalanan cukup jauh untuk mengakses layanan e-Government dan layanan perawatan kesehatan dasar.

Untuk menjembatani masalah kesenjangan tersebut, mereka mendirikan kios Kisan yang terletak di daerah pedesaan di India, di mana kios itu menyediakan akses pada kebijakan pemerintah, informasi, dan layanan kesehatan.

6. Kon Chhlat (Kamboja)

Kieng Lyheang, Chea Sreysrors dan Mang Keomonita mendirikan Kon Chhlat bertujuan memberikan nutrisi lebih baik untuk anak-anak di pedesaan Kamboja dengan menjual bubur instan bergizi, nyaman dan terjangkau.

7. Treedots Enterprise (Singapura)

Dirikan Tylor Jong, Lau Jia Cai, Nicholas Lim, Treedots Enterprise menjual produk makanan yang tersisa namun masih layak dimakan dari pengusaha grosir ke perusahaan makanan dan minuman dengan harga diskon.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Treedots memiliki program bertujuan mengurangi pemborosan makanan secara global dan mencegah pembuangan makanan masih layak dimakan. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X