Dorong Pembelajaran Berbasis Teknologi, Kemendikbud Gelar ISODEL 2018

Kompas.com - 26/11/2018, 19:43 WIB
Kemendikbud melalui Pustekkom menggelar konferensi pers (26/11/2018) jelang acara International Symposium on Open, Distance and E-Learning 2018 yang akan diadakan di Bali, 3-5 Desember 2018. Dok. Kompas.comKemendikbud melalui Pustekkom menggelar konferensi pers (26/11/2018) jelang acara International Symposium on Open, Distance and E-Learning 2018 yang akan diadakan di Bali, 3-5 Desember 2018.

KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) melalui Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom) akan menggelar "International Symposium on Open, Distance and E-Learning 2018", di Bali, 3-5 Desember 2018.

Hal ini disampaikan Kepala Pustekkom Gogot Suharwoto dalam pertemuan dengan media di Gedung Kemendikbud, Jakarta (26/11/2018).

ISODEL 2018 merupakan kerjasama antara Pustekkom Kemendikbud, Universitas Terbuka, Unesco, ICDE, SEAMEO Center dan IDLN. Tahun ini, ISODEL mengangkat tema "Making Education 4.0 for Indonesia".

Kemajuan teknologi untuk pendidikan

Salah satu menjadi poin penting dalam pidato Mendikbud menyambut Hari Guru Nasional (25/11/2018) adalah memanfaatkan teknologi bagi pemajuan pendidikan nasional. 

Memasuki revolusi industri 4.0, guru diimbau mampu memanfaatkan perubahan teknologi dan informasi yang super cepat itu untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di sekolah sehingga mampu menghasilkan lulusan berkompetensi global.

Senada hal tersebut, Gogot Suharwoto menyampaikan, "Transformasi pendidikan digital dapat digunakan untuk membangun karakter sehingga siswa dapat memanfaatkan teknologi secara positif dan tidak hanya terkena dampak atau ekses negatif saja."

Baca juga: Inilah 6 Pesan Penting Peringatan Hari Guru Nasional 2018

Lebih jauh Gogot menambahkan, pendidikan digital dapat menjangkau daerah terpencil sehingga pemerataan kualitas pendidikan bukan menjadi hal yang mustahil untuk dicapai.

"ISODEL 2018 menjadi kesempatan baik bagi mereka yang peduli dan terlibat dalam peningkatan pendidikan melalui teknologi informasi dan komputer ( TIK)," tegas Gogot.

Berbagi praktik baik pemanfaatan teknologi

Simposium internasional yang rencananya dibuka Mendikbud Muhadjir Effendy ini akan menggabungkan 3 format acara yakni; simposium, workshop dan pameran. 

Beberapa menteri rencananya akan berbagi pandangan dalam simposium ini di antaranya; Muhadjir Effendy (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan), Rudiantara (Menteri Komunikasi dan Informatika), Sri Mulyani (Menteri Keuangan), dan Cahyo Kumolo (Menteri Dalam Negeri).

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X