Kompas.com - 20/12/2018, 21:29 WIB
Peluncuran Beasiswa Santri LPDP telah dilakukan bersama oleh Menag Lukman Hakim Saifuddin dan Menkeu Sri Mulyani di AuditoriumKemenag RI, Jakarta (12/11/2018). Dok. KemenagPeluncuran Beasiswa Santri LPDP telah dilakukan bersama oleh Menag Lukman Hakim Saifuddin dan Menkeu Sri Mulyani di AuditoriumKemenag RI, Jakarta (12/11/2018).

KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program "Beasiswa Santri" untuk menempuh pendidikan jenjang magister dan doktoral di dalam dan luar negeri.

Sasaran program ini adalah peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan yang aktif di pondok pesatren selama minimal tiga tahun.

Peluncuran beasiswa yang dikelola pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahun ini akan menyasar 100 santri terbaik.

Peluncuran Beasiswa Santri LPDP telah dilakukan bersama oleh Menag Lukman Hakim Saifuddin dan Menkeu Sri Mulyani di AuditoriumKemenag RI, Jakarta (12/11/2018).

Program beasisswa LPDP mensyratkan IPK Minimal (pada pendidikan sebelumnya) untuk jenjang Magister 2,75, memiliki Letter Of Acception/surat pernyataan telah diterima di perguruan tinggi serta kemampuan bahasa Inggris di atas rata-rata.

Baca juga: Stuned Kembali Buka Beasiswa Program Short Course 2019 di Belanda

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Sementara untuk program Doktoral ada LoA 3.00 dan tanpa LoA dengan IPK 3.25 dengan usia minimal saat pendaftaran Magister 42 tahun dan Doktor maksimal 47 tahun.

Ketiga kriteria itu yakni:

1. Aktif sebagai peserta didik, pendidik/tenaga kependidikan di Pondok Pesantren minimal 3 (tiga) tahun terahir.

2. Alumni Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) yang saat mendaftar aktif dalam pengembangan Pondok Pesantren minimal 3 (tiga) tahun terakhir.

3. Berasal dari pondok pesantren terdaftar dalam list Kemenag.

Program beasiswa LPDP ini meliputi tiga bidang studi yaitu pertama, Pengembangan Kapasitas Kelembagaan Pesantren yaitu; manajemen, kesehatan lingkungan, ekonomi syariah, pertanian, ilmu sosial dan politik, seni dan budaya, astronomi dan hukum.

Kedua, Keilmuan Pesantren yaitu: ilmu falak, syariah, perbandingan mahzab, ilmu maqulaat, arudh, tahqiq, ulumul quran dan ulumul hadits dan bidang ketiga yaitu Ilmu prioritas LPDP.

Komponen beasiswa LPDP yang diperoleh diantaranya: biaya hidup, transportasi keberangkatan dan kepulangan domisili asal ke perguruan tinggi tujuan, biaya pendidikan dan biaya pendukung visa termasuk paspor, tunjangan keluarga untuk Doktoral, asuransi kesehatan dan fasilitas lainnya.

"Pendaftaran beasiswa dilakukan secara online melalui www.lpdp.kemenkeu.go.id. Periode pendaftaran program beasiswa santri LPDP 2018 dibuka mulai 15 November sampai 31 Desember 2018 dengan mengikuti tiga tahapan seleksi yaitu, seleksi administrasi, seleksi berbasis komputer dan seleksi substansi," ujar Menkeu Sri Mulyani.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X