Universitas Brawijaya Raih Penghargaan Bidang Kemahasiswaan - Kompas.com

Universitas Brawijaya Raih Penghargaan Bidang Kemahasiswaan

Kompas.com - 20/12/2018, 22:07 WIB
Universitas Brawijaya kembali meraih prestasi, kali ini penghargaan Bidang Kemahasiswaan dalam ajang Anugerah Kemahasiswaan Ditjen Belmawa, Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (15/12/2018).Dok. UB Universitas Brawijaya kembali meraih prestasi, kali ini penghargaan Bidang Kemahasiswaan dalam ajang Anugerah Kemahasiswaan Ditjen Belmawa, Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (15/12/2018).

KOMPAS.com - Menjelang penghujung tahun 2018, Universitas Brawijaya kembali meraih prestasi, kali ini penghargaan Bidang Kemahasiswaan dalam ajang Anugerah Kemahasiswaan Ditjen Belmawa, Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (15/12/2018).

Dalam ajang ini, UB meraih predikat Terbaik II Prestasi Kemahasiswaan setelah Universitas Gadjah Mada di posisi I. UB juga meraih Terbaik II Prestasi Kemahasiswaan di Era Revolusi Industri 4.0 non Kemenristekdikti/Mandiri.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Prof. Arief Prajitno menyebutkan letak perbedaan kedua kelompok tersebut.

"Kelompok kementrian maksudnya adalah lomba-lomba yang ada dalam program Dikti, baik tingkat nasional maupun internasional. Sedangkan non kementrian adalah semua lomba yang diikuti diluar Dikti selaku penyelenggara," jelasnya.

Baca juga: PENS Raih 3 Penghargaan Kemenristek Bidang Kemahasiswaan

Arief menambahkan, semua kegiatan ini dilaporkan melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pemeringkatan Mahasiswa (SIMKATMAWA).

"Penghargaan ini termasuk yang luar biasa. Tahun depan harus menjadi juara I," jelasnya. Untuk mencapai posisi pertama, menurut Arief, harus memprioritaskan kegiatan untuk lomba-lomba bertaraf nasional dan internasional harus diikuti.

"Sejak 2 tahun yang lalu, sudah di sosialisasikan untuk pembinaan UKM akan tetap dilakukan dan akan di fokuskan pada kompetisi, sebagai upaya peningkatan prestasi. Misalnya ada riset inovasi mahasiswa, itu yang akan kita genjot", ujar pria yang juga menjabat sebagai dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan ini.

Arief juga menganjurkan untuk selektif dalam memilih peserta kompetisi. "Jika sebagai tuan rumah, maka ditujukan pesertanya untuk antar universitas dan siswa kelas 3 SMA sederajat. Kelas 3 SMA ini ditujukan untuk regeneriasi anggota UKM berikutnya," pungkas Arief.



Close Ads X