4 Alasan Usia 7 Tahun Ideal Masuk SD

Kompas.com - 20/12/2018, 23:40 WIB
Chelsea E Islan didampingi Pendiri Taman Bacaan Pelangi, NIla Tanzil, Jumat (21/9/2018) memberikan motivasi kepada anak-anak SDK Roe, Manggarai Barat, Flores, NTT untuk tekun membaca. Chelsea E Islan sebagai donatur Taman Bacaan Pelangi di SDK Roe. (KOMPAS.com/Markus Makur) KOMPAS.com/Markus MakurChelsea E Islan didampingi Pendiri Taman Bacaan Pelangi, NIla Tanzil, Jumat (21/9/2018) memberikan motivasi kepada anak-anak SDK Roe, Manggarai Barat, Flores, NTT untuk tekun membaca. Chelsea E Islan sebagai donatur Taman Bacaan Pelangi di SDK Roe. (KOMPAS.com/Markus Makur)

KOMPAS.com - Selain kemampuan intelektual, kesiapan mental anak juga harus dipertimbangkan dalam aktivitas kegiatan belajar di SD. Itu yang menjadi dasar pertimbangan peraturan 7 tahun masuk SD.

Banyak orang tua yang protes pada Panitia Penerimaan Siswa Baru karena anaknya tidak bisa diterima di SD dengan alasan usia kurang dari 7 tahun. Karena orang tua merasa anaknya sudah mampu baca tulis dan berhitung.

Tetapi apakah secara mental atau psikologis anak sudah siap?

Pada usia 5-6 tahun masih dalam tahap mengembangkan keterampilan sosial dan motorik atau gerak. Sedangkan untuk mulai belajar di kelas 1 SD anak harus sudah bisa serius mengikuti pelajaran dalam waktu yang cukup lama dan dalam ruang yang terbatas.

DIkutip dari laman Sahabat Keluarga Kemendikbud, berikut 4 alasan mengapa usia masuk SD ditetapkan 7 tahun minimal 6 tahun:

1. Aspek Fisik

Pada usia 7 tahun, anak dianggap paling siap secara fisik. Untuk diam di kelas sampai siang. Gerakan motorik anak sudah lebih bagus, otot dan sarafnya juga sudah terbentuk.

Baca juga: Cara Mengetahui Nomor Induk Siswa Nasional dan 6 Solusi Masalahnya

Untuk memegang pensil misalnya, anak sudah lebih mampu jika harus menulis sendiri tanpa bantuan orang dewasa. Sementara usia kurang dari 6 tahun terkadang belum siap, karena anak-anak usia ini masih suka bermain.

2. Aspek Psikologis

Dalam teori perkembangan, anak mulai bisa berkonsentrasi dengan baik pada usia di atas 6 tahun. Semakin bertambah usianya, kemampuan konsentrasi meningkat, semakin mampu memilah materi mana yang harus diperhatikan dan yang harus diabaikan. Rentang konsentrasi untuk usia sekolah biasanya sekitar 30-45 menit.

Anak yang terlalu dini masuk SD umumnya masih bermasalah khususnya di kelas satu, karena ia belum siap untuk belajar berkonsentrasi. Ia masih mengembangkan keteram­pilan geraknya. Akibatnya dia akan sulit berkonsentrasi, meskipun secara kemampuan intelektualnya dia sudah cukup mampu menyelesaikan soal-soal yang disediakan.

3. Aspek Kognitif

Saat akan masuk ke SD anak diharapkan mampu membaca, menulis, berhitung sederhana. Selain itu anak juga diharapkan mampu mengikuti instruksi, paham dan bisa mengerjakan soal-soal yang diberikan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X