Kompas.com - 20/01/2019, 08:45 WIB
Dra. Euis Aah Suryati M.M.Pd, Kepala Sekolah SDN 191 Babakan Surabaya, Bandung, Agus Susanto, Deputy Executive Director Prestasi Junior Indonesia, dan Elvera N. Makki, Director, Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia saat mengajarkan anak-anak mengenai salah satu materi Digital Financial Literacy for Children (17/1/2019). Dok. CitibankDra. Euis Aah Suryati M.M.Pd, Kepala Sekolah SDN 191 Babakan Surabaya, Bandung, Agus Susanto, Deputy Executive Director Prestasi Junior Indonesia, dan Elvera N. Makki, Director, Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia saat mengajarkan anak-anak mengenai salah satu materi Digital Financial Literacy for Children (17/1/2019).

KOMPAS.com - Anak-anak tingkat Sekolah Dasar cenderung menggunakan uang untuk tujuan konsumtif dan bukan untuk keperluan masa depan.

Berdasarkan data Money Management International, sebanyak 54 persen anak-anak usia di bawah sepuluh tahun menggunakan uang mereka untuk memenuhi keinginan, sedangkan baru 28 persen dari mereka memilih menyimpan lebih banyak uang untuk ditabung.   

Selain itu, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai Indeks Literasi Keuangan pada tahun 2017 menyatakan baru 29,7 persen masyarakat Indonesia mampu dan paham terhadap literasi keuangan.

Melihat rendahnya literasi keuangan dan kesadaran pengelolaan uang di Indonesia, maka peran orangtua diperlukan dalam menstimulasi literasi keuangan anak sejak dini.

Atas dasar itu, Citi Indonesia (Citibank) melalui payung kegiatan CSR, Citi Peka (Peduli dan Berkarya) bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) kembali menggelar program Literasi Finansial Digital untuk Anak" bagi siswa sekolah dasar kelas 3, 4, dan 5 di lima kota Indonesia.

Baca juga: Literasi Keuangan untuk Generasi Milenial

Citibank dan PJI memberikan motivasi kepada 100 orang tua siswa SDN 191 Babakan Surabaya, Bandung untuk memahami lebih jauh serta mengajarkan pengelolaan uang kepada anak di era digital dalam kegiatan Citi Parenting Talkshow bertajuk “Anak Terampil Kelola Uang di Era Digital” pada Kamis (17/1/2019).

Integrasi teknologi dan pola asuh

Director Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia Elvera N. Makki mengungkapkan, “Digital Financial Literacy for Children dimaksudkan memanfaatkan tren penggunaan gawai bagi anak-anak ke arah positif dengan memasukkan modul-modul edukasi keuangan dan pendekatan interaktif yang aman, komprehensif dan menyenangkan bagi anak-anak."

Ia menambahkan upaya ini tak terlepas dari dukungan orang tua yang dapat membimbing anak-anak untuk mengelola uang secara cermat dan tepat guna sehingga dapat memberikan manfaat keuangan di masa mendatang.

Deputy Executive Director Prestasi Junior Indonesia Agus Susanto menyampaikan, “Dua tahun kemitraan antara PJI dengan Citibank telah sukses menjangkau 5.047 siswa-siswi dari 19 sekolah dasar di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya dan Denpasar."

"Kami meyakini sinergi positif antara program Digital Financial Literacy for Children dan pengajaran dari orangtua dan guru dapat membangun budaya pengelolaan uang yang sehat bagi anak-anak Indonesia," ujarnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.