Kompas.com - 22/01/2019, 16:21 WIB
Penyerahan Bantuan bagi Mahasiswa Berprestasi Lippo (BMBL) sebesar Rp 1,5 milyar dilakukan secara simbolis Selasa, 22 Januari 2019 disaksikan pendiri Lippo Group Mochtar Riyadi dan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, di Gedung Dikti, Jakarta. Dok. Kompas.comPenyerahan Bantuan bagi Mahasiswa Berprestasi Lippo (BMBL) sebesar Rp 1,5 milyar dilakukan secara simbolis Selasa, 22 Januari 2019 disaksikan pendiri Lippo Group Mochtar Riyadi dan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, di Gedung Dikti, Jakarta.

KOMPAS.com - Memasuki tahun ke-8, Lippo Group kembali memberikan bantuan dana pendidikan sebagai bagian program tanggungjawab sosial perusahaan (CSR) Lippo bagi pertumbuhan dunia pendidikan tinggi di Indonesia.

Penyerahan bantuan sebesar Rp 1,5 milyar dilakukan secara simbolis Selasa, 22 Januari 2019 disaksikan pendiri Lippo Group Mochtar Riady dan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, di Gedung Dikti, Jakarta.

Bantuan bagi Mahasiswa Berprestasi Lippo (BMBL) ini diberikan kepada 10 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang diterima langsung oleh Rektor/Pimpinan PTN terkait.

Ke 10 PTN tersebut yakni:

  1. Universitas Samudra, Kota Langsa, Aceh.
  2. Politeknik Negeri Indramayu, Jawa Barat.
  3. Universitas Tidar Magelang, Jawa Tengah.
  4. Politeknik Negeri Madura Sampang, Jawa Timur.
  5. Politeknik Negeri Tanah Laut, Kalimantan Selatan.
  6. PPNP Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan.
  7. Politeknik Negeri Bali, Denpasar Bali.
  8. Politeknik Pertanian Negeri Kupang, NTT.
  9. Politeknik Perikanan Negeri Tual, Maluku.
  10. ISBI Tanah Papua, Jayapura, Papua.

Kontribusi dunia usaha terhadap angka partisipasi

Menristekdikti mmberikan apresiasi kepada Lippo yang selama ini secara nyata dengan konsisten senantiasa berkontribusi membangun dunia pendidikan, riset, dan teknologi. 

Baca juga: 5 Inovasi Pendidikan Tinggi untuk Hasilkan Lulusan di Industri 4.0

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurutnya, kepedulian ini merupakan wujud dari semangat dan prinsip gotong royong didalam upaya bersama masyarakat dan sektor usaha dalam menjawab tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia.

"Bayangkan jika kita memiliki 50 sampai 100 dunia usaha yang memiliki kepedulian seperti Lippo Group, maka masalah partisipasi siswa kurang mampu yang ingin melanjutkan ke pendidikan tinggi dapat kita selesaikan bersama," ujar Menristekdikti.

Tingkat partisipasi aktif ini menjadi perhatian khusus Kemenristekdikti. "Angka partisipasi kasar siswa kita yang melanjutkan ke pendidikan tinggal masih 34 persen. Sementara di Korea Selatan sudah penuh (100 persen) dalam arti semua penduduk di sana sudah mengenyam pendidikan tinggi," ujar Menristekdikti.

Mochtar Riyadi juga mengharapkan seluruh dunia usaha Indonesia bisa secara khusus dapat memberikan perhatian kepada pendidikan tinggi Indonesia.

Pemajuan bangsa lewat peningkatan SDM

Pendiri Kelompok Usaha Lippo, Mochtar Riady menyampaikan, “Bantuan dana pendidikan merupakan wujud komitmen Lippo terhadap pengembangan sumber daya manusia Indonesia dalam segala aspek kehidupan."

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X