"Kompas.com" dan "Harian Kompas" Raih Anugerah Penghargaan Kemenristek

Kompas.com - 28/01/2019, 20:00 WIB
Harian Kompas dan Kompas.com meraih penghargaan dalam ajang Anugerah Jurnalis dan Media 2018 yang diadakan Kemenristekdikti (28/1/2019). Dok. KompasHarian Kompas dan Kompas.com meraih penghargaan dalam ajang Anugerah Jurnalis dan Media 2018 yang diadakan Kemenristekdikti (28/1/2019).

Hal senada disampaikan Pemimpin Redaksi Kompas.com Wisnu Nugroho, "Penghargaan ini meneguhkan upaya Kompas.com menjadi portal terbaik di Indonesia dan juga Asia Tenggara melalui pembuatan konten berbasis pengetahuan yang senantiasa bertransformasi menciptakan masyarakat terdidik, tercerahkan, menghargai kebhinnekaan, adil dan sejahtera."

Membangun semangat kolaborasi

"Harapan kami, media adalah mitra. Saya mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang telah terjalin selama ini," ujar Kemenristek Mohamad Nasir kepada Kompas.com setelah acara penganugerahan tersebut.

Menristek menambahkan, "Saat ini kita tidak bisa yang namanya hidup sendiri. Maka yang namanya kolaborasi menjadi penting. Kalau kita menjaga hubungan baik, maka apa saja message yang ada di kementerian akan tersampaikan dengan baik."

Tidak gunanya capaian tinggi bila pesan ini tidak tersampaikan dengan baik kepada masyarakat, tegas Menristek perihal peran media.

Pemimpin Redaksi Kompas.com, Wisnu menyambut baik ajakan kolaborasi ini. 

"Menciptakan masyarakat terdidik, tercerahkan menghargai perbedaan, adil dan sejahtera itu merupakan kolaborasi. Pemerintah dan media memiliki misi sama. Ada 'irisan yang besar' di sini," tegas Wisnu.

Baca juga: Kompas.com Tersertifikasi dalam Jaringan Internasional Penguji Informasi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tahun ini, Kompas.com bersama sejumlah elemen masyarakat, media dan pemerintah dari berbagai belahan dunia terlibat dalam jaringan internasional penguji fakta. Kompas.com menjadi salah satu media di dunia yang mendapat akreditasi untuk melakukan cek fakta mengabarkan kebenaran kepada publik.

Media dan tanggungjawab mencerahkan

"Media sebagai representasi masyarakat dan Kemenristekdikti sebagai sebagai wakil pemerintah tidak bisa berdiri sendiri harus berkolaborasi. Kerjasama ini bukan hanya harus dilakukan antara media dengan pemerintah, namun juga media dengan media," ujar Tri.

Kolaborasi antar media ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah laporan yang lebih berkualitas kepada masyarakat khususnya di bidang pendidikan tinggi dan iptek.

Tri menambahkan, hal ini akan mempertajam pengaruh dari media dan menyiarkan lebih banyak lagi tentang iptek dan pendidikan tinggi," tegasnya.

"Kompas.com dan Harian Kompas akan memberi ruang yang lebih luas kepada dunia pendidikan. Kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di dunia pendidikan, khususnya sekolah dan universitas akan diluaskan," tambah Wisnu.

"Memberi ruang kepada dunia pendidikan adalah ruang untuk hadirnya harapan. Dengan harapan itu, banyak perubahan bisa dilakukan...," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.