Kompas.com - 18/02/2019, 21:00 WIB
Universitas Budi Luhur menggelar Budi Luhur Minang Festival pada 16 Februari 2019, di Auditorium Universitas Budi Luhur, Jakarta. Dok. Universitas Budi LuhurUniversitas Budi Luhur menggelar Budi Luhur Minang Festival pada 16 Februari 2019, di Auditorium Universitas Budi Luhur, Jakarta.

KOMPAS.com - Universitas Budi Luhur menggelar "Budi Luhur Minang Festival" pada 16 Februari 2019, di Auditorium Universitas Budi Luhur, Jakarta. Kegiatan merupakan bentuk nyata kepedulian Universitas Budi Luhur terhadap pelestarian budaya di Nusantara

"Budi Luhur Minang Festival" ini menampilkan beberapa beberapa kegiatan di antaranya;

  • Puluhan jenis kuliner jajanan Minang
  • Pertunjukkan saluang (suling) oleh seniman Katik Batuah yang dihadirkan dari tanah Minang beserta Si  E, penyanyi pasangannya.
  • Sri, pelawak khas Minang
  • Tari-tarian minang.

Baca juga: Mendorong Perguruan Tinggi Swasta Tembus 500 Universitas Terbaik Dunia

Dalam kegiatan ini diberikan pula penghargaan kepada tokoh pelestari adat budaya minang Yus Datuk Pratapia oleh Kasih Hanggoro Ketua Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti dan Prof. Didik Sulistyanto Rektor Universitas Budi Luhur.

Rektor Universitas Budi Luhur menyampaikan, “Indonesia ini sangat kaya budaya. Jangan sampai kekayaan ini diambil  bangsa lain. Semua budaya yang ada di nusantara harus kita jaga dan kita lestarikan."

Budi Luhur Minang Festival (16/2/2019) di kampus Budi Luhur, Jakarta.Dok. Universitas Budi Luhur Budi Luhur Minang Festival (16/2/2019) di kampus Budi Luhur, Jakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kegiatan Minang Festival ini merupakan salah satu bentuk bagaimana Universitas Budi Luhur menjaga dan melestarikan budaya nusantara,” tambah Prof. Didik Sulistyanto. 

Ketua Pusat Studi Kebudiluhuran sekaligus ketua penyelenggara Yusran menyampaikan acara ini terbuka untuk umum.

“Angku dun sanak, kami jalang untuk baringan datang. Bagurau Samalam Suntuak Dendang Saluang” ujar laki-laki berdarah minang ini. Sedangkan Kasih Hanggoro menyampaikan, “Acara sengaja digelar malam minggu agar banyak orang dapat hadir dan menjalin keakraban di Budi Luhur ini."

Humas Universitas Budi Luhur Liza Dwi Ratna Dewi menyampaikan ke depan Universitas Budi Luhur berencana menggelar festival beragam budaya nusantara lain seperti: Jawa, Batak, Toraja, Dayak, dan sebagainya.

"Sivitas akademika Universitas Budi Luhur memang berasal dari berbagai wilayah tanah air. Dan Budi Luhur terus akan berusaha menjaga Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.