Dies Natalis Ke-60, Untar Siapkan Lulusan dengan Semangat Wirausaha

Kompas.com - 11/03/2019, 16:59 WIB
Dalam rangkaian peringatan dies natalis ke-60, Universitas Tarumanagara (Untar) menggelar kuliah umum menghadirkan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita sebagai pembicara utama di Auditorium Kampus Untar, Jakarta (11/3/2019).Dok. Untar Dalam rangkaian peringatan dies natalis ke-60, Universitas Tarumanagara (Untar) menggelar kuliah umum menghadirkan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita sebagai pembicara utama di Auditorium Kampus Untar, Jakarta (11/3/2019).

KOMPAS.com - Dalam rangkaian peringatan dies natalis ke-60, Universitas Tarumanagara (Untar) menggelar kuliah umum dengan menghadirkan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita sebagai pembicara utama di Auditorium Kampus Untar, Jakarta (11/3/2019).

Dalam paparannya, Menteri Perdagangan mengangkat tema "Menumbuhkan Semangat Entrepreneurial Mahasiswa untuk Menyambut Perubahan Perdagangan."

"Kehadiran Menteri Perdagangan di Untar dalam rangka memberikan wawasan terkait bagaimana entrepreneurship di era perdagangan bebas dan revolusi industri 4.0 agar dipahami sivitas akademika Untar," ujar Rektor Untar Prof Agustinus Purna Irawan.

Ia berharap mahasiswa memperoleh bekal yang baik untuk ikut berkontribusi nyata dalam menyukseskan pembangunan nasional, khususnya bidang perdagangan dan perindustrian.

Potensi besar ekonomi Indonesia

Dalam paparannya Menteri Enggartiasto menyampaikan potensi besar Indonesia di masa mendatang. Diperkirakan tahun 2030-2040 populasi Indonesia akan memiliki 300 juta jiwa di mana 68 persen merupakan usia produktif.

Baca juga: Lulus Kuliah Enggak Mau Nganggur, Keterampilan Jadi Kunci!

Lebih jauh ia menyampaikan tahun 2050 Indonesia diprediksi akan menempati posisi ke-3 Asia dan ke-4 di dunia sebagai negara dengan ekonomi terbesar dunia.

Di sisi lain, Mendag mengatakan Indonesia masih menempati posisi ke-94 indeks ekosistem entrepreneur di Asia dari 137 negara. 

Beberapa penyebab masih rendahnya indeks entreprenuership di Indonesia antara lain:

  • Masyarakat belum memiliki perilaku dan mental sebagai entrepreneur.
  • Infrastruktur masih belum menunjang, termasuk teknologi dan internet.
  • Akses terhadap permodalan masih kurang menunjang.

Karenanya ia mendorong peran pendidikan tinggi dalam mengembangkan kewirausahaan melalui 4C yakni; center (universitas sebagai pusat pembelajaran), coach (pusat pelatihan, mentor tidak hanya dosen atau pengajaran), creative (tempat tumbuhnya kreatifitas dan inovasi) serta collaborative and cooperative (kolaborasi dan kerja sama).

"Tanamkanlah sifat dan karakter entrepreneurship dan jadilah entreprenuer apapun jenis pekerjaan Anda, di manapun dan kapanpun Anda berada," pesan Mendag kepada para mahasiswa Untar di akhir paparan.

Tantangan pendidikan tinggi

Hal senada disampaikan Prof Agustinus di sela-sela acara kepada Kompas.com agar Untar dalam dies natalis ke-60 ini terus membangun keunggulan.

"Tantangan ke dalam bagaimana membangun sumber daya dosen dan sumber daya pembelajaran mempersiapkan tantangan revolusi industri 4.0. Tantangan eksternal bagaimana Untar mempersiapkan diri dalam persaingan antar perguruan tinggi dan termasuk rencana masuknya perguruan tinggi luar ke Indonesia," jelas Prof Agustinus.

Halaman:


Terkini Lainnya

Hilang Dua Pekan di Hutan, Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Hilang Dua Pekan di Hutan, Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Internasional
Bambang Widjojanto Sebut soal Rezim Korup, Sandiaga: Ini Bentuk Kekhawatiran Masyarakat

Bambang Widjojanto Sebut soal Rezim Korup, Sandiaga: Ini Bentuk Kekhawatiran Masyarakat

Megapolitan
Long Bambu, Gelegar Tradisi Ramadhan di Gunungkidul yang Berusia Ratusan Tahun

Long Bambu, Gelegar Tradisi Ramadhan di Gunungkidul yang Berusia Ratusan Tahun

Regional
Pasar Tanah Abang Kembali Menggeliat Setelah Tutup karena Rusuh 22 Mei

Pasar Tanah Abang Kembali Menggeliat Setelah Tutup karena Rusuh 22 Mei

Megapolitan
Prabowo-Sandiaga Siap Hadiri Sidang Pertama Gugatan Hasil Pilpres 2019 di MK

Prabowo-Sandiaga Siap Hadiri Sidang Pertama Gugatan Hasil Pilpres 2019 di MK

Megapolitan
Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Nasional
Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Nasional
Sandiaga: Bambang Widjojanto Punya Rekam Jejak yang Baik Tangani Gugatan di MK

Sandiaga: Bambang Widjojanto Punya Rekam Jejak yang Baik Tangani Gugatan di MK

Megapolitan
Tiket Mahal, Hanya Lion Air dan Sriwijaya yang Punya Extra Flight, Itu Pun Sekali Sehari...

Tiket Mahal, Hanya Lion Air dan Sriwijaya yang Punya Extra Flight, Itu Pun Sekali Sehari...

Regional
Jenazah Bayi Kembar dengan Tali Pusar Ditemukan Mengambang di Kali

Jenazah Bayi Kembar dengan Tali Pusar Ditemukan Mengambang di Kali

Regional
Tradisi Weh Huweh di Demak, Bebas Bertukar Makanan Saat Ramadhan...

Tradisi Weh Huweh di Demak, Bebas Bertukar Makanan Saat Ramadhan...

Regional
Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Nasional
Begini Desain Masjid Karya Ridwan Kamil yang Akan Dibangun di Gaza Palestina

Begini Desain Masjid Karya Ridwan Kamil yang Akan Dibangun di Gaza Palestina

Regional
Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Nasional
Polisi Perancis Buru Pelaku Serangan Bom di Lyon

Polisi Perancis Buru Pelaku Serangan Bom di Lyon

Internasional

Close Ads X