Binus Dorong Lulusan Perkuat Ekonomi Kawasan ASEAN

Kompas.com - 11/03/2019, 20:17 WIB
Binus University menghadirkan ekonom Prof Finn Erling Kydland, seorang ekonom Norwegia yang merupakan co-penerima Hadiah Nobel untuk bidang Ekonomi 2004 dalam seminar Consistent Economic Policy and Economic Development di Kampus Anggrek Binus, Jakarta (8/3/2019).Dok. Binus University Binus University menghadirkan ekonom Prof Finn Erling Kydland, seorang ekonom Norwegia yang merupakan co-penerima Hadiah Nobel untuk bidang Ekonomi 2004 dalam seminar Consistent Economic Policy and Economic Development di Kampus Anggrek Binus, Jakarta (8/3/2019).

KOMPAS.com - Bina Nusantara ( Binus) University menghadirkan ekonom Prof Finn Erling Kydland, seorang ekonom Norwegia yang merupakan co-penerima Hadiah Nobel untuk bidang Ekonomi 2004 dalam seminar "Consistent Economic Policy and Economic Development" di Kampus Anggrek Binus, Jakarta (8/3/2019).

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian acara ASEAN "Bridges" ke-7 bekerjasama dengan International Peace Foundation. Melalui program Bridges, yayasan memberikan inisiatif dukungan dalam mempromosikan pembangunan dan perdamaian.

International Peace Foundation sejak 2003 telah mengadakan "Bridge" di seluruh negara ASEAN seperti Thailand, Filipina, Malaysia, Kamboja, Vietnam dan Singapura. Binus University mendapat kehormatan untuk mengadakan program ini di Indonesia untuk yang ke-2 kalinya.

 

Dalam kesempatan ini Prof Kydland menyampaikan pidato utama berjudul 'Kebijakan Ekonomi Konsisten dan Pembangunan Ekonomi' yang berfokus pada masalah inkonsistensi waktu dalam mengoptimalkan kebijakan pemerintah.

Baca juga: Binus University: Kami Tidak Menjual Tenaga Kerja!

 

Fokus bahasan mendorong pemerintah agar membuat komitmen yang kredibel terhadap kebijakan ekonomi yang baik agar negara mendapatkan manfaat jangka panjang.

Ia memandang, untuk mencapai ini pemerintah perlu memperhatikan berbagai faktor di antaranya; inovasi, tingkat produktivitas, infrastruktur, investasi asing langsung, pajak dan banyak hal lainnya.

"Diperlukan kebijakan ekonomi yang tepat untuk meningkatkan perdagangan secara nasional dan internasional dan meningkatkan kesejahteraan warga negara," tegas Prof Kydland.

Melalui acara internasional ini, Binus University berupaya membekali para mahasiswa dengan perspektif global.

Melalui seminar ini diharapkan juga akan mendorong lulusan Binus dapat menjadi solusi dalam memperkuat pembangunan ekonomi Indonesia dan kawasan ASEAN untuk berkembang secara berkelanjutan.



Terkini Lainnya

Hilang Dua Pekan di Hutan, Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Hilang Dua Pekan di Hutan, Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Internasional
Bambang Widjojanto Sebut soal Rezim Korup, Sandiaga: Ini Bentuk Kekhawatiran Masyarakat

Bambang Widjojanto Sebut soal Rezim Korup, Sandiaga: Ini Bentuk Kekhawatiran Masyarakat

Megapolitan
Long Bambu, Gelegar Tradisi Ramadhan di Gunungkidul yang Berusia Ratusan Tahun

Long Bambu, Gelegar Tradisi Ramadhan di Gunungkidul yang Berusia Ratusan Tahun

Regional
Pasar Tanah Abang Kembali Menggeliat Setelah Tutup karena Rusuh 22 Mei

Pasar Tanah Abang Kembali Menggeliat Setelah Tutup karena Rusuh 22 Mei

Megapolitan
Prabowo-Sandiaga Siap Hadiri Sidang Pertama Gugatan Hasil Pilpres 2019 di MK

Prabowo-Sandiaga Siap Hadiri Sidang Pertama Gugatan Hasil Pilpres 2019 di MK

Megapolitan
Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Nasional
Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Nasional
Sandiaga: Bambang Widjojanto Punya Rekam Jejak yang Baik Tangani Gugatan di MK

Sandiaga: Bambang Widjojanto Punya Rekam Jejak yang Baik Tangani Gugatan di MK

Megapolitan
Tiket Mahal, Hanya Lion Air dan Sriwijaya yang Punya Extra Flight, Itu Pun Sekali Sehari...

Tiket Mahal, Hanya Lion Air dan Sriwijaya yang Punya Extra Flight, Itu Pun Sekali Sehari...

Regional
Jenazah Bayi Kembar dengan Tali Pusar Ditemukan Mengambang di Kali

Jenazah Bayi Kembar dengan Tali Pusar Ditemukan Mengambang di Kali

Regional
Tradisi Weh Huweh di Demak, Bebas Bertukar Makanan Saat Ramadhan...

Tradisi Weh Huweh di Demak, Bebas Bertukar Makanan Saat Ramadhan...

Regional
Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Nasional
Begini Desain Masjid Karya Ridwan Kamil yang Akan Dibangun di Gaza Palestina

Begini Desain Masjid Karya Ridwan Kamil yang Akan Dibangun di Gaza Palestina

Regional
Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Nasional
Polisi Perancis Buru Pelaku Serangan Bom di Lyon

Polisi Perancis Buru Pelaku Serangan Bom di Lyon

Internasional

Close Ads X