Bangga, UI Sejajar Harvard & Standford di Kompetisi Programming Dunia!

Kompas.com - 10/04/2019, 09:47 WIB
Tiga mahasiswa UI berhasil menduduki peringkat ke-21 bersama dengan Harvard University, Stanford University, dan 17 perguruan tinggi lainnya di dunia di ajang final ACM ICPC 2019 yang berlangsung 31 Maret ? 5 April 2019 di Porto, Portugal. Dok. UITiga mahasiswa UI berhasil menduduki peringkat ke-21 bersama dengan Harvard University, Stanford University, dan 17 perguruan tinggi lainnya di dunia di ajang final ACM ICPC 2019 yang berlangsung 31 Maret ? 5 April 2019 di Porto, Portugal.

KOMPAS.com - Di tengah hiruk-pikuk berita jelang Pemilu, kabar membanggakan datang dari Universitas Indonesia ( UI) yang membuktikan mahasiswa Indonesia kini sejajar dengan mahasiswa internasional dari Harvard maupun Stanford dalam bidang pemrograman.

Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI) menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang kompetisi pemrograman bergengsi dunia "Association for Computing Machinery International Collegiate Programming Contest" (ACM ICPC) 2019.

Sejajar Harvard dan Stanford

Delegasi Indonesia dari UI diwakili oleh Muhammad Ayas Dzulfikar (Ilmu Komputer, 2015), Degoldie Sonny (Ilmu Komputer, 2016), dan Inigo Ramli (Ilmu Komputer, 2018) serta didampingi Denny  selaku dosen pembimbing.

Ketiga mahasiswa UI ini berhasil menduduki peringkat ke-21 (compressed rank by number of problem solved) bersama dengan Harvard University, Stanford University, dan 17 perguruan tinggi lainnya di dunia.

Baca juga: UI Peringkat 80 Dunia Universitas Berdampak Sosial dan Ekonomi

 

Ajang final ACM ICPC 2019 sendiri telah berlangsung pada 31 Maret – 5 April 2019 di Porto, Portugal. ACM ICPC merupakan kompetisi pemrograman komputer yang diikuti oleh universitas-universitas di dunia.

Kompetisi komputasi dan algotrima

Tiga mahasiswa UI berhasil menduduki peringkat ke-21 bersama dengan Harvard University, Stanford University, dan 17 perguruan tinggi lainnya di dunia di ajang final ACM ICPC 2019 yang berlangsung 31 Maret ? 5 April 2019 di Porto, Portugal.Dok. UI Tiga mahasiswa UI berhasil menduduki peringkat ke-21 bersama dengan Harvard University, Stanford University, dan 17 perguruan tinggi lainnya di dunia di ajang final ACM ICPC 2019 yang berlangsung 31 Maret ? 5 April 2019 di Porto, Portugal.

 

Masing-masing tim terdiri dari tiga mahasiswa berusaha menyelesaikan masalah-masalah komputasi dan algoritma yang harus diselesaikan dalam waktu telah ditetapkan lima jam non-stop.

Ketiga mahasiswa UI tersebut berhasil menyelesaikan permasalahan pemrograman diberikan dan berhasil meraih perolehan skor 815 poin berdasarkan catatan scoreboard ICPC World Finals.

Para mahasiswa UI ini berhasil melanjutkan perjuangan ke tingkat dunia setelah sebelumnya memenangkan seleksi regional kawasan Asia Pasifik.

Pada ajang final tingkat dunia, terdapat 135 tim dari berbagai negara ikut bertanding. Pencapaian ini tentunya tidak lepas dari kerja keras dan persiapan yang matang dan konsisten yang dilakukan oleh para mahasiswa UI tersebut.

Indonesia di kancah internasional

 

Diharapkan upaya ini semakin meningkatkan nama baik UI khususnya dan Indonesia di kancah internasional serta semakin menambah deretan prestasi anak bangsa di dunia internasional.

Rifelly Dewi Astuti, Kepala Humas dan KIP UI kepada Kompas.com menyampaikan, "Prestasi ini tentu membanggakan bukan saja bagi UI namun bagi Indonesia. Mahasiswa UI yang mewakili Indonesia mampu bersaing di kancah internasional dengan perguruan tinggi terkemuka dunia."

"Semoga prestasi ini memacu berbagai prestasi lain dari perguruan tinggi di Indonesia, agar pendidikan tinggi kita lebih diakui di kancah dunia," tutup Rifelly.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Skor PISA 2018, Ari Widowati: 'Alarm Keras' untuk Segera Lakukan Perubahan

Skor PISA 2018, Ari Widowati: "Alarm Keras" untuk Segera Lakukan Perubahan

Edukasi
10 Tanggapan 'Mas Menteri' Soal 'Rapor Merah' Skor PISA Indonesia

10 Tanggapan "Mas Menteri" Soal "Rapor Merah" Skor PISA Indonesia

Edukasi
Skor PISA Melorot, Disparitas dan Mutu Guru Penyebab Utama

Skor PISA Melorot, Disparitas dan Mutu Guru Penyebab Utama

Edukasi
Soal Skor PISA 2018, Mendikbud Nadiem: Tidak Perlu Dikemas agar Jadi Berita Positif

Soal Skor PISA 2018, Mendikbud Nadiem: Tidak Perlu Dikemas agar Jadi Berita Positif

Edukasi
Skor PISA 2018: Peringkat Lengkap Sains Siswa di 78 Negara, Ini Posisi Indonesia

Skor PISA 2018: Peringkat Lengkap Sains Siswa di 78 Negara, Ini Posisi Indonesia

Edukasi
Skor PISA 2018: Daftar Peringkat Kemampuan Matematika, Berapa Rapor Indonesia?

Skor PISA 2018: Daftar Peringkat Kemampuan Matematika, Berapa Rapor Indonesia?

Edukasi
Daftar Lengkap Skor PISA 2018: Kemampuan Baca, Berapa Skor Indonesia?

Daftar Lengkap Skor PISA 2018: Kemampuan Baca, Berapa Skor Indonesia?

Edukasi
Data Scientist Indonesia Masih Langka, Ini Kemampuan yang Wajib Dimiliki

Data Scientist Indonesia Masih Langka, Ini Kemampuan yang Wajib Dimiliki

Edukasi
Universitas dan Industri Perlu Berkolaborasi Aktif Siapkan SDM

Universitas dan Industri Perlu Berkolaborasi Aktif Siapkan SDM

Edukasi
ITB Juara 'Huawei ‘ICT Competition 2019-2020' Tingkat Nasional

ITB Juara "Huawei ‘ICT Competition 2019-2020" Tingkat Nasional

Edukasi
Mengawal Mutu Pendidikan Tanpa Mengorbankan Kemerdekaan Belajar

Mengawal Mutu Pendidikan Tanpa Mengorbankan Kemerdekaan Belajar

Edukasi
Eksistensi Platform Indonesiana, Saat Ini dan Masa Mendatang

Eksistensi Platform Indonesiana, Saat Ini dan Masa Mendatang

Edukasi
Suka K-Pop? Jurusan Sastra Korea Mungkin Cocok buat Kamu, Ini Penjelasannya

Suka K-Pop? Jurusan Sastra Korea Mungkin Cocok buat Kamu, Ini Penjelasannya

Edukasi
Hari Disabilitas, Atma Jaya: Mendorong Indonesia Ramah Disabilitas

Hari Disabilitas, Atma Jaya: Mendorong Indonesia Ramah Disabilitas

Edukasi
Soal Wacana Tiga Hari Sekolah, Bukik Setiawan: Hari Sekolah Bukan Esensi

Soal Wacana Tiga Hari Sekolah, Bukik Setiawan: Hari Sekolah Bukan Esensi

Edukasi
Close Ads X