Pendidikan yang Membebaskan dalam Bingkai Film

Kompas.com - 02/05/2019, 17:31 WIB
Salah satu hasil inovasi siswa Sekolah Pelita Harapan (SPH) Applied Science Academy (ASA), dalam  Pameran Ilmiah SPH (15/4/2019). Dok.SPHSalah satu hasil inovasi siswa Sekolah Pelita Harapan (SPH) Applied Science Academy (ASA), dalam Pameran Ilmiah SPH (15/4/2019).

CARPE diem! Frasa ini menjadi moto yang paling mengubah hidup enam murid Akademi Welton dalam film Dead Poets Society yang legendaris itu.

Kendati sudah 20 tahun film tersebut berlalu, film yang dirilis pada 1989 tersebut nampaknya masih sangat relevan dengan kondisi pendidikan Indonesia sekarang.

Carpe diem, yang berarti seize the day atau "petiklah hari", adalah sebuah frasa yang meyakinkan kita untuk melakukan yang terbaik pada hari ini, ekstremnya, karena kesempatan akan esok hari belum tentu ada.

Pesan tersebut disampaikan oleh seorang guru bahasa Inggris bernama John Keating, yang diperankan oleh mendiang Robin Williams.

Tak ayal, frasa tersebut juga diterjemahkan Keating dalam metode belajar praktik yang kontras dilakukan para guru pada umumnya.

Metode mengajar anti-mainstream seperti belajar di luar kelas, sambil main sepak bola, hingga menyobek sebuah halaman yang dianggapnya tak relevan dengan nilai-nilai pelajaran yang diajarkannya.

Model belajar seperti itu memang kurang tepat diterapkan di sekolah berbasis nilai-nilai militer seperti dalam Akademi Welton, hingga resistensi pun mulai nampak.

Yang ingin saya sampaikan adalah, apa yang ingin diajarkan oleh Keating adalah proses berpikir ala freethinkers.

Di sana para murid dibiarkan berpikir secara bebas, mempunyai beragam perspektif, hingga berani mengambil risiko untuk mengejar mimpinya.

Sayangnya, metode belajar yang membebaskan logika berpikir anak menjadi sesuatu yang kurang lazim dilakukan di Indonesia.

Di negara kita yang elok ini, anak kecil tak ubahnya seperti mahluk yang didoktrin bahwa matematika adalah pelajaran yang harus mereka kuasai, bahwa jurusan-jurusan saintek adalah jurusan yang harus mereka kejar nantinya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X