Penuhi Tenaga Dokter Mandiri, Banten Buka Prodi Kedokteran di Untirta

Kompas.com - 12/05/2019, 20:39 WIB
Menristekdikti Mohamad Nasir saat memberi kuliah umum dalam acara penyerahan Surat Keputusan Izin Pembukaan Prodi/Fakultas Kedokteran di Untirta, Jumat (10/5/2019). Dok. KemenristekdiktiMenristekdikti Mohamad Nasir saat memberi kuliah umum dalam acara penyerahan Surat Keputusan Izin Pembukaan Prodi/Fakultas Kedokteran di Untirta, Jumat (10/5/2019).

KOMPAS.com - Provinsi Banten sangat membutuhan program pendidikan (prodi) kedokteran karena di provinsi ini tingkat kesehatan masih sangat rendah. Padahal jarak Banten dekat dengan Ibu Kota Jakarta. 

Hal ini disampaikan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir saat menyerahkan Surat Keputusan Izin Pembukaan Prodi/Fakultas Kedokteran kepada Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Sholeh Hidayat, Jumat (10/5/2019).

Pendidikan kedokteran di provinsi ini sendiri sudah dirintis lama oleh tokoh masyarakat. Pengusulan program studi kedokteran Untirta telah melewati berbagai proses sejak 2015.

Pelaksanaan pembelajaran prodi Kedokteran di Untirta nantinya akan diampu Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Perlu dukungan pemda

Menristekdikti mengatakan pendirian prodi/ fakultas kedokteran perlu mendapat dukungan kuat pemerintah daerah setempat. 

Baca juga: Unika Soegijapranata Semarang Resmi Buka Prodi Kedokteran

"Mudah-mudahan dengan adanya prodi kedokteran ini akan bisa membantu peningkatan kesehatan di Banten. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Banten yang sudah memberikan dukungannya," tutur Nasir dikutip dari rilis resmi Kemendikti.

Pemerintah Banten baik pemerintah provinsi maupun kabupaten kota akan memberikan dukungan berupa dana sekitar 50 Miliar rupiah untuk penyelenggaraan pendidikan kedokteran Untirta.

Gubernur Banten, Wahidin Halim mengatakan pihaknya mendukung pendirian prodi/fakultas kedokteran di Banten. Pasalnya, Banten memang membutuhkan banyak tenaga kedokteran. Tidak sedikit tenaga medis yang dikirim dari luar Banten.

"Bahkan tiap tahun kami mengangkat sekitar 200 orang tenaga kedokteran. Termasuk dokter spesialis yang sangat sulit didapatkan," tuturnya.

Pendampingan FK UI 

Pada tahun 2019 ini akan ada 50 orang mahasiswa kedokteran pertama yang akan masuk FK Untirta. 40 orang berasal dari kota dan kabupaten se-Banten dan 10 mahasiswa dari umum. 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X