Ini Jalur dan Jumlah Kuota PPDB 2019 Jawa Barat

Kompas.com - 19/05/2019, 14:41 WIB
Ikuti Pendaftaran Penerimaan Siswa Baru - Sejumlah calon siswa didampingi orangtuanya mengikuti Penerimaan Peserta Didik Baru di SMK Negeri I Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (3/6/15). Proses PPDB tingkat SMA di Bandung sudah dimulai dan untuk gelombang pertama mulai tanggal 1 Juni hingga 9 Juni dibuka untu jalur non akademis, seperti jalur prestasi dan calon siswa dengan surat keterangan tidak mampu. RONY ARIYANTO NUGROHOIkuti Pendaftaran Penerimaan Siswa Baru - Sejumlah calon siswa didampingi orangtuanya mengikuti Penerimaan Peserta Didik Baru di SMK Negeri I Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (3/6/15). Proses PPDB tingkat SMA di Bandung sudah dimulai dan untuk gelombang pertama mulai tanggal 1 Juni hingga 9 Juni dibuka untu jalur non akademis, seperti jalur prestasi dan calon siswa dengan surat keterangan tidak mampu.

KOMPAS.com - Provinsi Jawa Barat telah menetapkan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) 2019 akan dimulai 17 Juni 2019 mendatang.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat Dewi Sartika mengimbau seluruh siswa dan orangtua calon peserta didik mampu memahami seluruh petunjuk teknis (juknis) mengenai PPDB tahun ini.

Hal terpenting terkait juknis PPDB 2019 salah satunya adalah terkait informasi kuota  dari setiap jalur PPDB.

Dewi Sartika memaparkan jalur pendaftaran PPDB 2019 Jawa Barat terbagi menjadi tiga, yakni jalur zonasi, prestasi, dan perpindahan.

"Kuota jalur zonasi sebesar 90 persen, sedangkan prestasi dan perpindahan masing-masing 5 persen," jelas Dewi Sartika dilansir dari laman resmi Disdik Jawa Barat (17/5/2019).

Kadisdik menjelaskan persentasi setiap jalur pendaftaran terbagi beberapa kategori:

1. Jalur zonasi

Jalur zonasi, persentasi 90 pesentasi dibagi menjadi 3 kategori: 55 persen jalur zonasi jarak, 20 persen jalur zonasi Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM), anak berkebutuhan khusus (ABK) serta 15 persen jalur zonasi kombinasi.

Baca juga: Surat Edaran Bersama Menteri: Awasi Sekolah dari Jual-Beli Kursi PPDB

"Penilaian jalur zonasi kombinasi berdasarkan 30 persen skor jarak domisili ke sekolah dan 70 persen nilai hasil ujian nasional (UN)," ujarnya.

Jika kuota zonasi kombinasi atau KETM dan ABK tidak terpenuhi maka sisa kuota akan dilimpahkan pada jalur zonasi jarak. Jika jalur zonasi jarak tidak terpenuhi maka sisa kuota akan dilimpahkan pada jalur prestasi atau jalur KETM berdasarkan pendaftar terbanyak.

2. Jalur prestasi

Kemudian pada jalur prestasi dibagi menjadi dua kategori, yakni prestasi sebesar 2,5 persen untuk Nilai Hasil Ujian Nasional (NHUN) dan 2,5 persen untuk prestasi non-NHUN.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perkuat Wawasan Konstitusi, Untar Tuan Rumah Kompetisi Peradilan Semu

Perkuat Wawasan Konstitusi, Untar Tuan Rumah Kompetisi Peradilan Semu

Edukasi
Lulusan SMK hingga S1, Ini Jadwal Lengkap Seleksi CPNS Kemendikbud 2019

Lulusan SMK hingga S1, Ini Jadwal Lengkap Seleksi CPNS Kemendikbud 2019

Edukasi
CPNS 2019 Kemendikbud Cari Lulusan SMK hingga S1, Ini Jurusan Dibutuhkan

CPNS 2019 Kemendikbud Cari Lulusan SMK hingga S1, Ini Jurusan Dibutuhkan

Edukasi
Kemendikbud Buka Formasi CPNS 2019, Ini Unit Kerja serta Syarat yang Dibutuhkan

Kemendikbud Buka Formasi CPNS 2019, Ini Unit Kerja serta Syarat yang Dibutuhkan

Edukasi
Tidak Hanya Pintar, Ini 15 Universitas Terbaik dalam Pengabdian Masyarakat

Tidak Hanya Pintar, Ini 15 Universitas Terbaik dalam Pengabdian Masyarakat

Edukasi
Cerita Afni dan Perjalanannya Meraih Cita-Cita

Cerita Afni dan Perjalanannya Meraih Cita-Cita

BrandzView
Perkuat Kompetensi Guru Kreatif, Yayasan Pendidikan Astra Gelar Seminar STEM

Perkuat Kompetensi Guru Kreatif, Yayasan Pendidikan Astra Gelar Seminar STEM

Edukasi
Mengenal Prof Bambang Hero Saharjo, Penerima Penghargaan Internasional John Maddox

Mengenal Prof Bambang Hero Saharjo, Penerima Penghargaan Internasional John Maddox

Edukasi
Ini Dia Para Jawara 'IdeaNation 2019', dari Kampus Mana Saja?

Ini Dia Para Jawara "IdeaNation 2019", dari Kampus Mana Saja?

Edukasi
Sering Kehilangan Semangat Belajar? Coba Lakukan Hal Ini!

Sering Kehilangan Semangat Belajar? Coba Lakukan Hal Ini!

BrandzView
Kisah Ayah Inspiratif, dari Buruh Tani hingga Antar Anak Tiap Hari

Kisah Ayah Inspiratif, dari Buruh Tani hingga Antar Anak Tiap Hari

Edukasi
Upaya Menyandingkan 'Habibie Award' Jadi Sekelas 'Nobel'

Upaya Menyandingkan "Habibie Award" Jadi Sekelas "Nobel"

Edukasi
Wahai Mahasiswa yang Hobi Rebahan, Ini 7 Pekerjaan Sampingan Cocok Buat Kamu

Wahai Mahasiswa yang Hobi Rebahan, Ini 7 Pekerjaan Sampingan Cocok Buat Kamu

Edukasi
Berjasa Bidang Pengetahuan, Ini 5 Penerima 'Habibie Award 2019'

Berjasa Bidang Pengetahuan, Ini 5 Penerima "Habibie Award 2019"

Edukasi
Prof. Bambang Hero Saharjo Raih Penghargaan Internasional 'John Maddox Prize 2019'

Prof. Bambang Hero Saharjo Raih Penghargaan Internasional "John Maddox Prize 2019"

Edukasi
Close Ads X