UMN Buka Program Magister Manajemen Teknologi Pertama di Indonesia

Kompas.com - 13/06/2019, 19:45 WIB
Ilustrasi Magister Manajemen Teknologi UMNDok. UMN Ilustrasi Magister Manajemen Teknologi UMN

KOMPAS.com -  Universitas Multimedia Nusantara ( UMN) membuka program baru yaitu Magister Manajemen Teknologi (MMT). Program ini dapat diikuti oleh Sarjana dari berbagai jurusan dan dapat ditempuh dalam waktu satu tahun (tiga semester).

Program MMT UMN merupakan satu-satunya prodi MMT di Indonesia menekankan pada aspek pengelolaan inovasi dan teknologi terkini dikombinasikan dengan aspek wirausaha.

Profil lulusan program ini diantaranya ICT-Based Business Specialists and Technology Strategists, Business Development Managers dan Technology Innovator and Start-Up Entrepreneur.

Sebagai ilmu terapan, materi perkuliahan MMT UMN dikembangkan melalui kolaborasi dengan industri dan berbasis proyek. Materi tersebut memiliki total bobot SKS sebanyak 36 SKS dan dapat ditempuh dalam waktu satu tahun (tiga semester).

Adaptasi derap teknologi dan industri

Rektor UMN Ninok Leksono memaparkan sebagai lembaga pendidikan tinggi, UMN ingin terus maju mengikuti derap kemajuan teknologi dan industri yang membuka bidang-bidang baru, seperti Big Data, Artificial Intelligence dan Internet of Things (IoT).

Baca juga: Mahasiswa UMN Raih Hibah DAAD Kunjungan Studi ke Jerman

“Bidang baru tersebut harus dikuasai oleh para pelaku bisnis. Mengingat kerumitannya dan adanya tuntutan wawasan yang memadai, maka jenjang studi S2 dipandang tepat untuk menempuh pendidikan ini,” papar Ninok dalam acara peresmian program baru tersebut di Jakarta (13/6/2019).

Dengan adanya program ini, UMN telah memiliki 1 program studi (prodi) D3, 12 prodi S1 dan 1 prodi S2. Menurut Ninok, hal ini dilakukan UMN untuk memperluas kesempatan generasi muda dalam mengecap pendidikan.

Dukung program ekonomi digital

“Dengan adanya program D3, S1 dan S2, UMN ingin memberi kesempatan lebih luas bagi generasi muda dan lulusan baru untuk memperdalam ilmu sesuai dengan minat dan bidang baru seiring dengan perkembangan zaman,” jelas Ninok.

Pada kesempatan sama, Dekan Fakultas Bisnis UMN Budi Susanto menerangkan prodi MMT diperlukan untuk mendukung program Pemerintah dalam persiapan menuju ekonomi digital di Indonesia.

“UMN dapat menjadi mitra strategis bagi Pemerintah sebagai talent-pool yang akan mendidik mahasiswa dalam menguasai teknologi dan keterampilan baik di bidang keuangan, pemasaran, kepemimpinan, bisnis, maupun wirausaha,” terang Budi.

Keunggulan MMT UMN

Rektor UMN Ninok Leksono sosialiasi program Magister Manajemen Teknologi Universitas Multimedia Nusantara di Jakarta (13/6/2019).Dok. UMN Rektor UMN Ninok Leksono sosialiasi program Magister Manajemen Teknologi Universitas Multimedia Nusantara di Jakarta (13/6/2019).

Sebagai program baru, MMT UMN memiliki berbagai keunggulan diantaranya kepemilikan business incubator Skystar Ventures yang terakreditasi sebagai inkubator bisnis teknologi terbaik di Indonesia dari Kemenristek Dikti sejak 2016 dan anggota Global Accelerator Network, Sillicon Valley.

“Kami memiliki business incubator yang akan mendampingi mahasiswa selama menjalankan bisnis startup-nya. Kami juga menyediakan sarana prasarana lengkap, termasuk akses jurnal Internasional; Harvard Business Review, Emerald, EBSCO, dan lainnya,” jelas Florentina Kurniasari Koordinator Program MMT UMN.

Florentina menambahkan, sistem pengajaran MMT UMN berbasis teknologi menggunakan metode collaborative learning dan blended learning.

Nantinya, mahasiswa diberikan kebebasan menentukan penulisan laporan tugas akhir dalam bentuk tesis (termasuk memberikan rekomendasi manajerial) atau melakukan new venture project.




Close Ads X