Unpad Siapkan 3.277 Kursi Jalur SBMPTN 2019, Prodi apa jadi Favorit?

Kompas.com - 14/06/2019, 12:31 WIB
Suasana pemotretan calon mahasiswa baru Unpad jalur SNMPTN 2019 untuk mendapatkan Kartu Tanda Mahasiswa.Dok. Unpad Suasana pemotretan calon mahasiswa baru Unpad jalur SNMPTN 2019 untuk mendapatkan Kartu Tanda Mahasiswa.

KOMPAS.com - Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SBMPTN) telah dibuka pada 10 Juni 2019 dan akan berakhir tanggal 24 Juni 2019.

Tahun ini, Universitas Padjadjaran ( Unpad) menyiapkan kuota 3.277 kursi bagi mahasiwa baru jalur SBMPTN 2019. Angka ini berarti 50 persen dari total daya tampung Unpad program Sarjana.

Seperti diwartakan laman resmi Unpad, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Arry Bainus mengingatkan jalur SBMPTN hanya terbuka bagi calon mahasiswa yang tidak lulus SNMPTN.

“LTMPT sudah menyatakan hal itu dan diikuti oleh keputusan para Rektor di Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI),” tegasnya. Sistem akan memblokir otomatis peserta apabila diketahui akan mendaftar SBMPTN.

Baca juga: Pendaftaran SBMPTN 2019 Gratis, Ketua LTMPT: Perhatikan 6 Hal Ini

Berikut 5 prodi favorit di rumpun Soshum dan Saintek Unpad dan kuota tersedia pada SBMPTN 2019:

Soshum Unpad

1. Ilmu Hukum: Pada SBMPTN 2018, prodi ini menjadi paling banyak disukai dengan jumlah peminat sebanyak 5.898 orang. Untuk tahun ini, daya tampung mahasiswa prodi Ilmu Hukum sebanyak 181 orang.

2. Ilmu Komunikasi: Sebanyak 5.347 orang tercatat menjadi peminat prodi ini pada SBMPTN 2018. SBMPTN 2019 kapasitas ditawarkan prodi ini mencapai 60 orang.

3. Manajemen: Masuk jajaran favorit Soshum Unpad, pada SBMPTN tahun lalu prodi ini menarik 4.592 orang peminat. Bicara soal daya tampungnya, Unpad menawarkan kesempatan untuk 40 orang pada SBMTN tahun ini.

4. Ilmu Hubungan Internasional: Prodi ini juga menjadi target favorit di Unpad, terbukti peminat pada SBMPTN 2018 mencapai 3.457 orang. Mengenai kapasitas, tahun ini tersedia 61 kursi untuk bisa kuliah di sana tahun ini.

5. Ilmu Administrasi Bisnis Pada tahun lalu, prodi ini tercatat menarik peminat 2.903 orang. Adapun daya tampung tersedia pada tahun ini sebanyak 50 orang.

Saintek Unpad 

1. Pendidikan Dokter: Tahun lalu, prodi ini tercatat menarik peminat 6.513 orang. Adapun daya tampung tersedia pada SBMPTN tahun ini sebanyak 125 kursi.

2. Psikologi: Prodi ini juga menjadi tujuan banyak calon mahasiswa. Pada SBMPTN 2018 peminatnya tercatat mencapai 4.602 orang. Untuk tahun ini daya tampung prodi ini terbuka untuk 80 calon mahasiswa untuk bisa menempuh pendidikan di sana.

3. Farmasi: Menjadi salah satu incaran favorit pada SBMPTN tahun lalu, prodi ini menarik 4.258 orang peminat. Terkait kuota, Unpad menawarkan kesempatan untuk 80 orang pada SBMPTN 2019.

4. Teknik Informatika: Sebanyak 4.155 orang tercatat menjadi peminat prodi ini pada 2018. Mengenai kuota tersedia pada tahun ini sebanyak 70 kursi.



Terkini Lainnya

Keluarga Korban Kerusuhan 21-22 Mei Mohon Perlindungan ke LPSK

Keluarga Korban Kerusuhan 21-22 Mei Mohon Perlindungan ke LPSK

Megapolitan
Penembakan di Perayaan Juara Klub NBA Toronto Raptors, 2 Orang Terluka

Penembakan di Perayaan Juara Klub NBA Toronto Raptors, 2 Orang Terluka

Internasional
Bukti Pamungkas Prabowo-Sandi, Akankah Mengubah Hasil Pemilu?

Bukti Pamungkas Prabowo-Sandi, Akankah Mengubah Hasil Pemilu?

Nasional
Ketua DPP PDI-P Sebut Percepatan Kongres V Bukan karena Megawati Ingin Mundur

Ketua DPP PDI-P Sebut Percepatan Kongres V Bukan karena Megawati Ingin Mundur

Nasional
Penetapan Titik Koordinat Rumah Siswa Bikin Lama Verifikasi Berkas PPDB

Penetapan Titik Koordinat Rumah Siswa Bikin Lama Verifikasi Berkas PPDB

Megapolitan
Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

Regional
Penolakan dan Kepercayaan Diri Tim Hukum 01 Jawab Tuduhan Kecurangan 02 di MK...

Penolakan dan Kepercayaan Diri Tim Hukum 01 Jawab Tuduhan Kecurangan 02 di MK...

Nasional
Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

Megapolitan
Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Raya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Parkir

Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Raya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Parkir

Regional
[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 5 Tahun Tewas Tertimpa Jendela | Mantan Presiden Mesir Meninggal

[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 5 Tahun Tewas Tertimpa Jendela | Mantan Presiden Mesir Meninggal

Internasional
MK Gelar Sidang Kedua Sengketa Hasil Pilpres pada Hari Ini

MK Gelar Sidang Kedua Sengketa Hasil Pilpres pada Hari Ini

Nasional
Jemaah Ahmadiya Lombok Timur Sudah Tak Bisa Kembali ke Kampung Halaman

Jemaah Ahmadiya Lombok Timur Sudah Tak Bisa Kembali ke Kampung Halaman

Regional
Warga di Probolinggo Tolak Pembangunan Gedung Kremasi

Warga di Probolinggo Tolak Pembangunan Gedung Kremasi

Regional
[POPULER MEGAPOLITAN]: Mantan Kapolda Mengaku Tak Tahu Apa Salahnya I Kivlan Akui Terima 4.000 Dollar Singapura untuk Aksi Supersemar I Penumpang Expander Korban Kecelakaan Cipali Satu Keluarga

[POPULER MEGAPOLITAN]: Mantan Kapolda Mengaku Tak Tahu Apa Salahnya I Kivlan Akui Terima 4.000 Dollar Singapura untuk Aksi Supersemar I Penumpang Expander Korban Kecelakaan Cipali Satu Keluarga

Megapolitan
Kejati Jatim Usut Dugaan Penyalahgunaan Aset Negara Triliunan Rupiah di Surabaya

Kejati Jatim Usut Dugaan Penyalahgunaan Aset Negara Triliunan Rupiah di Surabaya

Regional

Close Ads X