Kampus Buka Prodi “Youtuber” dan “Gamer”, Ini Tanggapan Kemenristek

Kompas.com - 14/06/2019, 20:57 WIB
Ridha Audrey dari tim gamer Female Fighters berpose dengan laptop Asus RoG Strix GL504 Hero II. Oik Yusuf/KOMPAS.comRidha Audrey dari tim gamer Female Fighters berpose dengan laptop Asus RoG Strix GL504 Hero II.

 

KOMPAS.com – Sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia beradaptasi menghadapi era digital dengan membuka prodi kekinian yang mengakomodir hobi dan juga profesi baru masa depan. 

Youtuber dan pehobi games bahkan kini memiliki kesempatan kuliah sesuai dengan minat dan bakat tersebut untuk akademik 2019/2020.

Beberapa perguruan tinggi menyediakan jurusan atau program studi khusus bagi gamer dan bahkan membuka jalur prestasi khusus untuk Youtuber.

Respon kebutuhan baru 

Menanggapi hal itu, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Ismunandar menyampaikan dunia pendidikan saat ini harus merespons perkembangan zaman dengan membuka jurusan sesuai kebutuhan terkini.

Prodi-prodi tersebut melakukan berbagai inovasi dan penyesuaian dengan kebutuhan-kebutuhan baru ini,” ujar Ismunandar saat dihubungi Kompas.com, Jumat (14/6/2019).

Baca juga: Tidak Hanya Nge-Push Rank, Pencinta Games Bisa Kuliah di Jurusan Ini

Menurut dia, profesi Youtuber secara umum bisa menempuh studi di jurusan berkaitan dengan broadcasting dan komunikasi, sedangkan gamer bisa menyalurkan kemampuan membuat game di program studi berhubungan dengan komputer science dan desain komunikasi visual.

Ismunandar juga berharap perguruan tinggi mampu merespons berbagai kebutuhan baru di dunia kerja melalui penyediaan program studi baru serta menyesuaikan materi kuliah dan metode belajar mengajar.

“Kami mendorong perguruan tinggi selalu merespons dengan cepat berbagai kebutuhan baru ini. Mulai bidang-bidang baru yang harus dibentuk maupun melakukan berbagai penyesuaian atau update materi dan pendekatan pembelajarannya,” ucap Ismunandar.

Prodi kekinian

Sebelumnya diberitakan, UPN Veteran Jakarta membuka pendaftaran melalui jalur prestasi kepada para Youtube Content Creator alias “Youtuber”. Mereka diperbolehkan mendaftar asalkan memiliki paling sedikit 10.000 subscriber.

Selain itu, beberapa kampus juga membuka program studi khusus bagi para pencinta games untuk mengembangkan hobi mereka dan menjadi pekerja profesional berprospek cerah di masa mendatang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X