Siswa Indonesia Raih Prestasi di Olimpiade Fisika Dunia Israel

Kompas.com - 15/07/2019, 07:42 WIB
Dalam Olimpiade Fisika Internasional (IPhO) ke-50 di Israel (7-15 Juli 2019), Tim Olimpiade Fisika Indonesia meraih 4 medali perak dan 1 medali perunggu. DOK. ISTIMEWADalam Olimpiade Fisika Internasional (IPhO) ke-50 di Israel (7-15 Juli 2019), Tim Olimpiade Fisika Indonesia meraih 4 medali perak dan 1 medali perunggu.

KOMPAS.com - Berita membanggakan datang dari Tim Olimpiade Fisika Indonesia yang meraih prestasi di ajang "International Physics Olympiad" ke-50 di Tel Aviv Israel tanggal 7-15 Juli 2019.

IPhO merupakan kompetisi tahunan dalam bidang fisika untuk siswa sekolah menengah ( SMA) yang melibatkan kontes teori dan eksperimental individu dalam Fisika.

IPhO ke-50 tahun ini diorganisasikan dan didukung Kementerian Pendidikan Israel dan Sekolah Fisika dan Astronomi di Universitas Tel Aviv menjadi tuan rumah Olimpiade dan bertanggung jawab atas program akademiknya.

4 perak, 1 perunggu

Dalam Olimpiade Fisika Internasional (IPhO) ke-50 di Israel ini, Tim Olimpiade Fisika Indonesia meraih 4 medali perak dan 1 medali perunggu. 

Peraih medali adalah:

1. Gusti Putu Surya Govinda Atmaja, SMA Kesatuan Bangsa, Yogyakarta: medali perak

Baca juga: Dari Sumedang ke Olimpiade Matematika, Siswa Indonesia Rebut Medali

2. Ivander Jonathan Marella Waskito, SMA Mawar Sharon Christian School, Surabaya: medali perak

3. Nixon Widjaja, SMAK IPEKA Plus BSD, Tangerang: medali perak

4. Yuwanza Ramadhan, SMAN 1 Depok: medali perak

5. Daffa Fathani Adila, SMAN 8 Jakarta: medali perunggu

Berangkat mandiri

Keberangkatan Tim Olimpiade Fisika Indonesia ini merupakan upaya mandiri karena Pemerintah Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. 

Sebelumnya, pemerintah Indonesia telah memberangkat tim fisika nya ke event EuPhO (European Physics Olympiad). EuPhO tahun 2019 ini adalah event yang ke 3 yang diselenggarakan di Riga, Latvia.

Acara EuPhO diikuti 35 negara dengan jumlah delegasi lebih dari 250 orang. Setelah peserta mengikuti tahapan tes Fisika Eksperimen dan Fisika Teori dilanjutkan dengan tahapan koreksi oleh tim juri dan moderasi nilai, 

Dalam kompetisi ini, Tim Olimpiade Fisika Indonesia memperoleh raihan prestasi 1 medali emas, 2 perak dan 2 perunggu.

Hasil semakin baik

"Hasil cukup baik ya. Hasil 4 perak dan 1 perunggu menunjukkan bahwa secara umum tim Indonesia cukup merata dan kuat.  Secara umum prestasi siswa meningkat dari APhO ke EuPhO ke IPhO," ujar Hendra Kwee dari Yayasan Simetri yang mendampingi persiapan tim fisika Indonesia saat dihubungi Kompas.com (15/7/2019).

Ia menambahkan walaupun secara formal yayasan simetri tidak bekerja sama dengan Kemendikbud untuk persiapan tim, pihaknya merasa senang sinergi ini mendorong prestasi siswa Indonesia.

Hendra menyampaikan meski waktu persiapan menghadapi IPhO terbilang pendek, namun para siswa berangkat dengan bekal yang cukup mengingat rangkaian persiapan ke Asian Physics Olympiad dan European Physics Olympiad yang telah dilakukan merupakan persiapan juga ke IPhO.

"Kebanyakan pimpinan tim setuju bahwa APhO (kompetisi Asia) paling sulit. Ini karena negara peserta APhO kebanyakan negara kuat. Sistem medali olimpiade fisika berdasarkan statistik. APhO merupakan persiapan IPhO sehingga soal lebih sulit baik untuk persiapan," jelas Hendra.

Hendra menyampaikan informasi, delagasi tim olimpiade fisika Indonesia yang dipimpin Syamsu Rosid dari Universitas Indonesia masih berada di Israel dan baru tiba kembali di Tanah Air besok, 16 Jul 2019 siang pukul 13.05 WIB.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tertarik Jadi Dosen? CPNS 2019 Kemendikbud Buka 1.891 Formasi

Tertarik Jadi Dosen? CPNS 2019 Kemendikbud Buka 1.891 Formasi

Edukasi
Angkie Yudistia, Staf Khusus Jokowi, Kisah Titik Bangkit di Kampus dan Perjuangan yang Belum Selesai

Angkie Yudistia, Staf Khusus Jokowi, Kisah Titik Bangkit di Kampus dan Perjuangan yang Belum Selesai

Edukasi
'Link and Match' Pendidikan-Industri Butuh Perencanaan dan Penyesuaian Kurikulum

"Link and Match" Pendidikan-Industri Butuh Perencanaan dan Penyesuaian Kurikulum

Edukasi
Krisis Dunia Pendidikan, Satu Pesan dari Bank Dunia...

Krisis Dunia Pendidikan, Satu Pesan dari Bank Dunia...

Edukasi
Pasar Digital Kian Menjanjikan, Binus Malang Kini Fokus Ciptakan Entreprenuer Berbasis Digital

Pasar Digital Kian Menjanjikan, Binus Malang Kini Fokus Ciptakan Entreprenuer Berbasis Digital

BrandzView
LP3I: Kompetensi dan Adaptasi Jadi Kunci Penguatan Pendidikan Vokasi

LP3I: Kompetensi dan Adaptasi Jadi Kunci Penguatan Pendidikan Vokasi

Edukasi
'We The Teacher': Infrastruktur dan Materi Pembelajaran Masih Jadi Kendala di Daerah 3T

"We The Teacher": Infrastruktur dan Materi Pembelajaran Masih Jadi Kendala di Daerah 3T

Edukasi
Kompasianival 2019: Ngomongin Podcast hingga Peluang Join KG Media

Kompasianival 2019: Ngomongin Podcast hingga Peluang Join KG Media

Edukasi
Daftar Lengkap 100 Universitas Terbaik Kinerja Penelitian, Berapa Peringkat Kampusmu?

Daftar Lengkap 100 Universitas Terbaik Kinerja Penelitian, Berapa Peringkat Kampusmu?

Edukasi
5 Modul Latihan TKD CPNS 2019 Paling Banyak Dicari

5 Modul Latihan TKD CPNS 2019 Paling Banyak Dicari

Edukasi
Sepertiga Anak Usia 10 Tahun Indonesia Tak Mampu Baca dan Pahami Cerita Sederhana

Sepertiga Anak Usia 10 Tahun Indonesia Tak Mampu Baca dan Pahami Cerita Sederhana

Edukasi
Menristek: Jumlah Pengelolaan Dana Riset Ditentukan Penilaian Kinerja

Menristek: Jumlah Pengelolaan Dana Riset Ditentukan Penilaian Kinerja

Edukasi
47 Universitas Terbaik Bidang Penelitian Versi Kemenristek

47 Universitas Terbaik Bidang Penelitian Versi Kemenristek

Edukasi
Berdayakan Guru, Zenius dan We The Teachers Distribusikan Materi Belajar Digital Gratis

Berdayakan Guru, Zenius dan We The Teachers Distribusikan Materi Belajar Digital Gratis

Edukasi
Benarkah Peran Guru Tidak Akan Terganti pada Era Revolusi Industri 4.0?

Benarkah Peran Guru Tidak Akan Terganti pada Era Revolusi Industri 4.0?

Edukasi
Close Ads X