Hari Pertama Sekolah, Seru dan Unik Tradisi Hari Pertama di 6 Negara

Kompas.com - 15/07/2019, 09:24 WIB
Mengenakan selendang songket dan PIN, kakak asuh SDN 2 Cakranegara menemani murid baru di hari pertama sekolah. Kontributor Mataram, Karnia SeptiaMengenakan selendang songket dan PIN, kakak asuh SDN 2 Cakranegara menemani murid baru di hari pertama sekolah.

KOMPAS.com - Hari pertama sekolah di Indonesia serentak dimulai hari ini (15/7/2019). Orangtua menganggap ini sebagai momen spesial dan menggangap peristiwa ini sebagai peristiwa penting. 

Banyak orangtua secara khusus meluang waktu untuk mengantar anak di hari pertama sekolah. Bagi ASN (Aparatur Sipil Negara) bahkan diberi kesempatan khusus bila ada orangtua yang ingin mengajukan izin khusus untuk hal ini.

Soal menyambut hari pertama anak bersekolah, terutama di jenjang TK dan SD ternyata berbagai negara sudah melakukannya. Dilansir dari Sahabat keluarga Kemendikbud, berikut beberapa kebiasaan hari pertama sekolah di beberapa negara

1. Rusia

Di Rusia hari pertama sekolah biasa dimulai 1 September. Hari pertama sekolah disebut sebagai hari pengetahuan. Sekolah mengadakan upacara penyambutan khusus untuk para murid baru beserta keluarganya.

Baca juga: Hari Pertama Sekolah, Ini 5 Tips Cegah Anak Mogok di Minggu Pertama

Anak-anak akan memakai baju terbagus miliknya dan membawa bunga untuk guru mereka. Di hari pertama ini, anak-anak mengikuti tradisi lonceng pertama. Salah satu anak kelas satu SD akan naik di pundak kakak kelasnya.

Kemudian mereka akan memutari halaman sekolah sambil membunyikan lonceng sekolah. Semua orang tua yang datang akan bertepuk tangan memberikan semangat.

2. China

Tradisi hari pertama sekolah di China tidak jauh berbeda dengan di Indonesia. Anak-anak akan berkumpul di lapangan seperti sedang upacara kemudian kepala sekolah akan memberikan pidato sambutan selamat datang bagi seluruh anak-anak.

Di China, setelah anak-anak mendengarkan pidato kepala sekolah kemudian salah satu murid akan menyebutkan janji siswa. Juga terdapat tradisi upacara penerimaan murid dengan cara sujud (kowtow dalam bahasa China) kepada orangtua dan guru yang ada di sekolah. Tradisi ini dikenal dengan nama upacara Qi Meng (pencerahan).

Tradisi ini dikenal sangat penting di China, karena sudah sejak China kuno, para siswa sebelum masuk diterima secara di sekolah harus menempuh tradisi ini. Namun, yang diutamakan dalam tradisi adalah siswa harus bersujud di depan guru dan orangtua mereka, lalu bangun untuk memeluk orangtua mereka yang berdiri tepat di depan para siswa.

3. Jerman

Hari pertama sekolah di Jerman bernama Einschulung. Tradisi ini hanya dilaksanakan anak kelas satu SD. Ketika hari pertama datang ke sekolah, mereka akan menerima tas berbentuk kerucut.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X