Kompas.com - 31/07/2019, 19:58 WIB
Co Founder HarukaEdu Novistiar Rustandi dan Head of Marketing & Communications HarukaEdu Zaneti Sugiharti saat mengunjungi kantor Kompas.com, Rabu (31/7/2019). Mereka menjelaskan bagaimana mekanisme program kelas karyawan. KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEACo Founder HarukaEdu Novistiar Rustandi dan Head of Marketing & Communications HarukaEdu Zaneti Sugiharti saat mengunjungi kantor Kompas.com, Rabu (31/7/2019). Mereka menjelaskan bagaimana mekanisme program kelas karyawan.


KOMPAS.com – Tak semua orang cocok menjadi mahasiswa program kelas karyawan. Sebab, butuh komitmen untuk ikut program tersebut sampai selesai.

Hal itu disampaikan oleh Co Founder HarukaEdu Novistiar Rustandi saat mengunjungi kantor Kompas.com, Rabu (31/7/2019).

“Kuliah kelas karyawan beda dengan reguler. Komitmen dibutuhkan karena orang yang sudah bekerja lalu berpikiran untuk kuliah, biasanya prioritasnya tetap pada pekerjaan,” ujarnya.

Novis menyebutkan, biasanya pendidikan ada pada prioritas kedua atau bahkan ketiga.
“Pendidikan bisa jadi prioritas setelah pekerjaan, atau bahkan malah keluarga dulu baru pendidikan,” tambahnya.

Di antara prioritas itu, kata Novis, orang yang memilih kuliah kelas karyawan harus mempertimbangkan dua hal penting.

Butuh komitmen besar

“Harus bisa disiplin, (harus) pandai manajemen waktu,” sambungnya. Dalam teknis kuliah kelas karyawan, dijelaskan oleh Novis, tak ada tatap muka dalam kelas. Sebagai gantinya, mahasiswa diberi akses pada sebuah platform untuk mengikuti kelas secara virtual atau online.

Baca juga: Menyiasati Naiknya Angka Partisipasi Kuliah dengan Kuliah Online

Waktu diberikan pun fleksibel. Dalam satu pertemuan mata kuliah, misalnya, mahasiswa punya rentang watu kurang lebih satu minggu untuk mengikutinya secara penuh.

Akan tetapi, karena kelonggaran itu, banyak orang justru abai pada hal itu. Biasanya, kata Novis, dalam satu bulan pertama sudah kelihatan mana orang yang benar-benar berkomitmen dan tidak.

Ia sendiri bisa menilai itu dari pantauannya pada HarukaEdu. Sebagai informasi, HarukaEdu merupakan portal pendidikan yang menyediakan beragam fasilitas pendidikan formal maupun informal secara online.

Ia menjelaskan lebih lanjut, orang-orang yang tak punya komitmen, akan tereliminasi sendiri pada tahap ini. “Dari sini kelihatan benar-benar cocok kah mereka masuk kelas karyawan?” ujarnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.