Kompas.com - 03/08/2019, 07:56 WIB

Nasir menuturkan, penerapan kebijakan untuk mendatangkan rektor asing ditargetkan akan dilakukan pada 2020. Pemerintah tahun 2019 akan melakukan perbaikan regulasi untuk mendukung penerapan kebijakan tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, Nasir mengharapkan rektor yang akan didatangkan dari luar negeri untuk memimpin perguruan tinggi negeri bisa mendongkrak peringkat universitas di Indonesia masuk ke posisi 100 besar dunia.

“Kami nanti tantang calon rektor luar negerinya. Kamu bisa tidak tingkatkan rankingperguruan tinggi ini menjadi 200 besar dunia. Setelah itu tercapai, berikutnya 150 besar dunia, setelah ini 100 besar dunia,” tuturnya.

Dia menambahkan, calon rektor asing itu harus bisa meningkatkan publikasinya, mendatangkan dosen asing, mendatangkan mahasiswa asing, termasuk mengirim mahasiswa Indonesia ke luar negeri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.