Rindu Itu Berat dan 7 Fakta Seputar "Kangen Rumah" Mahasiswa Jauh Kuliah

Kompas.com - 21/09/2019, 07:00 WIB
Ilustrasi mahasiswa SHUTTERSTOCKIlustrasi mahasiswa

KOMPAS.com - Beratnya rindu kiranya bukan menjadi miliki Milea atau Dilan saja. Pelajar atau mahasiswa yang melanjutkan studi jauh di luar negeri ternyata juga mengalami beratnya rindu saat " kangen rumah" melanda atau home sick.

Data Commercial Service Amerika Serikat (AS) memperkirakan lebih dari 69.000 mahasiswa Indonesia tengah menempuh pendidikan di luar negeri pada tahun 2018/19 dan 9.130 di antaranya berkuliah di AS.

Bahkan penelitian "International Education" dilakukan HSBC Group (HSBC) dengan responden global secara khusus mengangkat soal "kangen rumah" sebagai bagian pengalaman yang harus dilalui pelajar/mahasiswa internasional.

Survei global HSBC ini melibatkan 897 responden dengan retang usia 17-29 tahun dari berbagai negara, di antaranya; Australia, China, Perancis, Jerman, Hong Kong, India, Malaysia, Singapura, Taiwan, Inggris dan Amerika Serikat.

Dari hasil survei diperoleh temuan generasi saat ini selalu tertantang untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri, melampaui batas-batas negara.

Baca juga: 11 Alasan Kenapa Kamu Harus Bertekat Kuliah di Luar Negeri

“Ambisi untuk mengoptimalkan potensi dan kompetensi agar terus kompetitif telah mendorong generasi borderless saat ini untuk mendapat pendidikan terbaik di manapun," ujar Fransisca Kallista Arnan, Head of Marketing Retail Banking & Wealth Management, PT Bank HSBC Indonesia dalam konferensi pers di Jakarta (18/9/2019) bertajuk "The Power to Write Their Success Story: Pass It On with HSBC Premier Next Gen".

Berikut 7 fakta mengenai homesick berdasarkan survei pendidikan global HSCB Group:

1. Mayoritas mengalami homesick

Data survei tersebut menyebutkan hampir 92 persen responden mahasiswa internasional di titik tertentu pernah mengalami homesick. Bahkan 2 dari 5 di antaranya mengalami dua kali dalam seminggu perasaan tersebut. Terdapat 69 persen responden merasakan "kangen rumah" setidaknya sekali dalam sebulan.

2. " Rindu rumah" adalah hal berat secara mental 

Hampir sepertiga (30 persen) mahasiswa internasional menjawab bahwa perasaan "kangen keluarga" adalah hal yang dirasakan berat secara mental. Sayangnya, 33 persen responden menyampaikan tidak mendapat dukungan universitas dalam menghadapi hal ini.

3. Berdampak pada waktu tidur

Kesulitan atau gangguan tidur menjadi salah satu dampak yang dihadapi oleh mahasiswa internasional saat mengalami homesick. Dua dari lima (40 persen) mengaku hal ini memengaruhi pola tidur mereka.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X