Skystar Innovation Challenge, Melahirkan Inovator Berdaya Saing Global

Kompas.com - 23/09/2019, 16:06 WIB
Penandatanganan kesepakatan kerjasama antara UMN dan NYP diwakili Yang Tien (Director of Innovation and Enterprise Office Nanyang Polytechnic Singapore) dan  Andrey Andoko (Wakil Rektor UMN sekaligus Kepala Inkubator Skystar Ventures UMN) pada 19 September 2019. DOK. SKYSTAR VENTURES UMNPenandatanganan kesepakatan kerjasama antara UMN dan NYP diwakili Yang Tien (Director of Innovation and Enterprise Office Nanyang Polytechnic Singapore) dan Andrey Andoko (Wakil Rektor UMN sekaligus Kepala Inkubator Skystar Ventures UMN) pada 19 September 2019.

Dalam kegiatan Awarding Day Skystar Innovation Challenge  terpilihlah dua tim terbaik keluar sebagai pemenang.

Amartha memilih Kelompok 1 sebagai kelompok terbaik karena dianggap dapat memberikan hasil riset yang kuat. Mereka juga memembuat prototipe aplikasi layanan fitur donasi melalui sistem crowd funding.

Sementara Nodeflux memilih kelompok 3 sebagai kelompok terbaik karena telah membuat inovasi berupa teknologi savety image recognition untuk dapat diaplikasikan di perumahan dan apartemen.

Kedua tim pemenang berhak mendapatkan kesempatan study visit ke Singapura, magang di Amartha dan Nodeflux, dukungan poin SKKM bagi mahasiswa UMN, serta penghargaan berupa sertifikat.

Naik ke level internasional

 

Selain melakukan pitching dan awarding, dilakukan pula penandatanganan kesepakatan kerjasama antara UMN dan NYP dengan tujuan mengembangkan kapabilitas entrepreneurship di kalangan mahasiswa.

Yang Tien, Director of Innovation and Enterprise Office Nanyang Polytechnic Singapore mengungkapkan kegembiraannya dapat bekerjasama dengan UMN. “Program SIC ini hanyalah sebuah awal dari kerjasama dan kolaborasi antara NYP dengan UMN untuk kedepannya menjadi lebih baik”, tuturnya.

Selain itu, menurut Andrey Andoko, Wakil Rektor UMN sekaligus Kepala Inkubator Skystar Ventures UMN, kolaborasi ini mendatangkan kesempatan langka bagi mahasiswa/i UMN.

“Kami yakin kompetisi ini tidak hanya dapat memperluas jaringan mahasiswa tapi juga kerangka berfikir mereka karena levelnya tidak lagi nasional, tapi internasional”, ungkapnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X