Kompas.com - 28/09/2019, 08:24 WIB
Memperingati Dies Natalis 25 tahun Universitas Pelita Harapan (UPH), Concervatory of Music (CoM) menggelar ?Thanksgiving Concert? sebuah penampilan kolaboratif kreatif dari dosen, mahasiswa, dan alumni CoM UPH di Grand Chapel, Kampus UPH Karawaci, Tangerang (26/9/2019). DOK. UPHMemperingati Dies Natalis 25 tahun Universitas Pelita Harapan (UPH), Concervatory of Music (CoM) menggelar ?Thanksgiving Concert? sebuah penampilan kolaboratif kreatif dari dosen, mahasiswa, dan alumni CoM UPH di Grand Chapel, Kampus UPH Karawaci, Tangerang (26/9/2019).

KOMPAS.com - Memperingati Dies Natalis 25 tahun Universitas Pelita Harapan (UPH), Concervatory of Music (CoM) menggelar "Thanksgiving Concert" sebuah penampilan kolaboratif kreatif dari dosen, mahasiswa, dan alumni CoM UPH.

Konser berdurasi dua jam ini berlangsung pada 26 September 2019, di Grand Chapel, Kampus UPH Karawaci, Tangerang, disaksikan hampir 2.000 penonton dari staf, dosen, mahasiswa, alumni, dan undangan dari berbagai institusi.

Tema konser diambil dari tema besar Dies Natalis 25th UPH, "Grace Upon Grace" yang merupakan ungkapan syukur atas kasih karunia Tuhan yang sudah menyertai UPH hingga saat ini.

“Kita ingin membuat universitas yang komprehensif dan holistis, yang berarti kita mentransformasi mahasiswa melalui pembelajaran yang terintegrasi, misalnya bagaimana pendidikan spiritual terintegrasi dalam tiap bidang kuliah,” ujar James T. Riady, pendiri UPH di sela-sela acara konser.

Kontribusi bagi bangsa

Mengenang napak tilas institusi ini, James Riyadi menyampaikan UPH benar-benar dibangun atas dasar iman dan keberanian.

Baca juga: Dies Natalis UT ke-35, Mengubah Kompetisi jadi Sinergi Bangun Bangsa

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kita tidak punya banyak pengetahuan dalam bidang pendidikan dulu ketika mulai tapi kita tetap kukuh untuk membuka universitas ini, karena kami tidak menemukan adanya model universitas Kristen yang baik, ujar James.

Ia melanjutkan, "Dengan bermodalkan iman dan anugerah dari Tuhan, 25 tahun kemudian UPH telah dikenal di jajaran universitas swasta di Indonesia dan sampai ke luar negeri."

"UPH telah mencetak sekitar 34.000 alumni, memiliki mahasiswa yang datang dari 22 negara di seluruh dunia, memiliki 1187 tenaga pengajar, serta telah berkontribusi besar pada perkembangan bangsa dan negara," tambahnya.

Pendidikan holistik

Pendiri Yayasan Pelita Harapan James T Riyasi (tengah) dalam acara peringatan Dies Natalis 25 tahun Universitas Pelita Harapan (UPH), Thanksgiving Concert di Grand Chapel, Kampus UPH Karawaci, Tangerang (26/9/2019).DOK. UPH Pendiri Yayasan Pelita Harapan James T Riyasi (tengah) dalam acara peringatan Dies Natalis 25 tahun Universitas Pelita Harapan (UPH), Thanksgiving Concert di Grand Chapel, Kampus UPH Karawaci, Tangerang (26/9/2019).

Keunikan pembelajaran di UPH salah satunya terletak pada penekanan pendidikan holistis. James T. Riady sendiri menyatakan bahwa pendidikan komprehensif sudah menjadi goal UPH sejak masa rintisan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X