Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/10/2019, 20:22 WIB

Membangun jembatan dengan teknologi

Tuntutan penggunaan teknologi dalam pembelajaran juga disampaikan Prof. Ruth Reynold dari Global Education Research and Teaching Team, Australia.

"Tantangan era revolusi industri 4.0 adalah bagaimana membangun jembatan antara dunia fisik dan dunia digital yang mampu menghubungkan antara manusia dengan manusia, manusia dengan teknologi, dan teknologi dengan teknologi," jelas Prof. Ruth.

Hal ini mendorong pendidikan untuk mampu melahirkan lulusan dengan kompetensi yang menguasai literasi dasar seperti literasi baca, angka, sains, teknologi, finansial dan literasi budaya.

Sementara pembicara lain, Prof. Patricia Moyer dari Utah University Amerika Serikat menjelaskan teknologi telah memberikan banyak pilihan kepada para siswa.

"Siswa dapat memilih bagaimana mereka belajar, apakah menggunakan komputer, layar sentuh atau telepon pintar mereka. Mereka kini juga dapat memilih kapan dan di mana mereka belajar. Semua pilihan ini akan menambah kesempatan mereka dalam belajar," ujar Prof. Patricia.

Meski demikian, Prof. Suminto Sayut dari UNY mengingatkan pentingnya menjaga budaya dan kearifan lokal agar pada akhirnya manusia tidak menjadi budak teknologi.

"Belajar melalui dan menggunakan budaya dan kearifan lokal, akan membuat pembelajaran tidak kehilangan sisi kemanusiaannya. Sisi kemanusiaan inilah yang membedakan kita dengan mesin," tegas Prof. Suminto.

Selain Universitas Terbuka, pemakalah juga datang dari perguruan tinggi atau lembaga dalam dan luar negeri, antara lain: Universitas Teknologi Mara (Malaysia), Rajamangala University of Technology Tanyaburi (Thailand), De La Salle University (Philipina), Islanders Education (Maldives), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Muhammadiyab Surabaya, IKIP PGRI Pontianak, Universitas Pendidikan Indonesia (Bandung), Universitas Al-Azhar Indonesia, UIN Ar-Raniry Aceh, Universitas Serambi Mekkah, Universitas Pelita Harapan dan masih banyak lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+