"Inventors Day", Misi Besar Mengubah Paradigma Indonesia Negara Konsumtif

Kompas.com - 10/10/2019, 18:28 WIB
Potensi besar inovator muda Indonesia ini tergambar dalam Indonesia Inventors Day 2019 yang digelar pada 9-12 Oktober 2019 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.  Ajang yang digelar Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (Innopa) ini menggelar 2 acara sekaligus meliputi; The 6th International Young Inventors Award (IYIA) dan The 2nd World Invention Technology Expo (Wintex). DOK. KOMPAS.com/YOHANES ENGGARPotensi besar inovator muda Indonesia ini tergambar dalam Indonesia Inventors Day 2019 yang digelar pada 9-12 Oktober 2019 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Ajang yang digelar Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (Innopa) ini menggelar 2 acara sekaligus meliputi; The 6th International Young Inventors Award (IYIA) dan The 2nd World Invention Technology Expo (Wintex).

KOMPAS.com - Hasil inovasi orang muda Indonesia memiliki potensi besar mampu bersaing secara global. Dibutuhkan sinergi banyak pihak agar hasil inovasi ini tidak berhenti pada etalase lomba dan mampu memberi dampak langsung pada masyarakat.

Potensi besar inovator muda Indonesia ini tergambar dalam "Indonesia Inventors Day 2019" yang digelar pada 9-12 Oktober 2019 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. 

Ajang yang digelar Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (Innopa) ini menggelar 2 acara sekaligus meliputi; The 6th International Young Inventors Award (IYIA) dan The 2nd World Invention Technology Expo (Wintex).

Sebanyak 1.200 inovator muda terlibat dalam gelaran ini. Mereka berasal dari 18 negara di antaranya; Indonesia, Malaysia, Thailand. Srilanka, Vietnam, China, Makao, Jepang, Kroasia, Polandia, Kanada dan Amerika Serikat.

Ubah paradigma negara konsumtif

"Tujuan acara ini untuk memotivasi para inovator muda Indonesia bukan hanya menciptakan inovasi tapi juga berani memperkenalkan karya-karya inovasi mereka ke dunia internasional," ujar Erricha Insan Pratisi, President of Innopa.

Baca juga: Ini Dia, Daftar Jawara Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia 2019

Erricha menyampaikan pihaknya tidak hanya berhenti sebatas memotivasi dan memberi apresiasi atau award, namun juga menginisiasi dan memberi pendampingan produk-produk inovasi anak bangsa ini menuju proses komersialisasi.

Ia mengatakan, "Melalui inovasi yang mereka hasilkan, mereka dapat didorong untuk menjadi entrepreneur muda kalau saja mereka tahu bagaimana cara pengembangannya."

"Karenanya kami juga menggelar talkshow, menghadirkan investor, seminar branding produk mereka, atau mengedukasi bagaimana memperoleh paten untuk produk mereka. Supaya karya-karya ini tidak berhenti di meja etalase mendapat penghargaan namun juga dapat diaplikasikan ke masyarakat. Itu yang terpenting," tegas Erricha.

Lebih jauh Erricha menyampaikan, "Misi besarnya mengubah paradigma bahwa Indonesia negara yang konsumtif, hanya bisa memakai. Kita juga bisa menciptakan, meng-create dengan adanya inovator muda ini."

Dalam "Indonesia Inventors Day" tahun ini, Indonesia mengirimkan 150 tim berasal dari SMA dan perguruan tinggi. Perguruan tinggi terlibat di antaranya Universitas Diponegoro, Universitas Brawijaya, Universitas Sebelas Maret, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya dan Universitas Medan.

Tantangan komersialisasi inovasi

Potensi besar inovator muda Indonesia ini tergambar dalam Indonesia Inventors Day 2019 yang digelar pada 9-12 Oktober 2019 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.  Ajang yang digelar Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (Innopa) ini menggelar 2 acara sekaligus meliputi; The 6th International Young Inventors Award (IYIA) dan The 2nd World Invention Technology Expo (Wintex).DOK. KOMPAS.com/YOHANES ENGGAR Potensi besar inovator muda Indonesia ini tergambar dalam Indonesia Inventors Day 2019 yang digelar pada 9-12 Oktober 2019 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Ajang yang digelar Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (Innopa) ini menggelar 2 acara sekaligus meliputi; The 6th International Young Inventors Award (IYIA) dan The 2nd World Invention Technology Expo (Wintex).

Errica juga menyampaikan, gelaran Inovator Days tahun ini jauh lebih lengkap dari sisi kelengkapan. "Tahun lalu hanya kompetisi, tahun ini gelaran dilengkapi dengan talkshow paten dan juga menghadirkan investor," ujarnya.

Baca juga: Lahirkan Inovasi, Kepala BPPT Minta Mahasiswa Kolaborasi

Melalui tema "Revolution through Inovation", Inoppa berharap ke depan akan banyak pihak terlibat dalam upaya membangun potensi inovasi orang muda Indonesia.

"Ke depan kita akan melakukan inkubasi bekerja sama dengan BPPT sehingga inovasi terus berkembang. Dengan bantuan pemerintah kita bisa memperbanyak startup yang ada di Indonesia," ujarnya.

Melalui "Indonesia Inventors Day 2019" ini Errica berharap, "Harapannya, inovator muda Indonesia dapat semakin termotivasi tidak hanya menciptakan produk namun juga mengembangkan produk tersebut agar semakin mampu bersaing di kancah internasional."

Haparan senada disampaikan Ketua Dewan Juri "Indonesia Inventors Day" Prof. Suhono Harso Supangkat yang juga adalah Guru Besar ITB.

"Sebetulnya untuk ide dan pemikiran Indonesia tidak kalah. Namun pemikiran sampai ke komersialisasi, sampai ke pabrik, sampai bersaing secara internasional hal ini masih menjadi tantangan besar," ujar Prof. Suhono.

Membangun ekosistem inovasi

Potensi besar inovator muda Indonesia ini tergambar dalam Indonesia Inventors Day 2019 yang digelar pada 9-12 Oktober 2019 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Ajang yang digelar Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (Innopa) ini menggelar 2 acara sekaligus meliputi; The 6th International Young Inventors Award (IYIA) dan The 2nd World Invention Technology Expo (Wintex).DOK. KOMPAS.com/YOHANES ENGGAR Potensi besar inovator muda Indonesia ini tergambar dalam Indonesia Inventors Day 2019 yang digelar pada 9-12 Oktober 2019 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Ajang yang digelar Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (Innopa) ini menggelar 2 acara sekaligus meliputi; The 6th International Young Inventors Award (IYIA) dan The 2nd World Invention Technology Expo (Wintex).

Ia menjelaskan indikator penilaian kompetisi berbeda untuk setiap event yang digelar. "Untuk SMA, kategori penilaian dari ide, kemudian bagaimana ide itu dikembangkan. Sedangkan untuk level perguruan tinggi (penilaian) sampai ke intelektual properti dan nilai komersialisasi," jelasnya.

Prof. Suhono melihat ajang ini bukan saja menjadi tolak ukur kemampuan inovator muda Indonesia namun juga menjadi kesempatan untuk membangun ekosistem yang membangun hasil-hasil inovasi ini menjadi produk komersial atau berdampak pada masyarakat.

"Bukan hanya kompetisi dan mengukur sejauh mana potensi kita dibandingkan dengan negara-negara lain. Namun yang terpenting bagaimana inovator muda dari berbagai negara ini menyelesaikan masalah secara bergotong-royong," ujar Prof. Suhono.

"Cukup baik untuk dikembangkan menjadi sebuah ekosistem untuk mengembangkan komersialisasi dari ide-ide lokal. Ada banyak unit-unit di Indonesia yang dapat didorong mulai dari kementerian, indutri, pemerintah daerah dapat memberikan kontribusi dalam membangun eksositem agar Inovasi Indonesia dapat maju," pesannya.

Dipenghujung keterangannya, Prof. Suhono berpesan agar para inovator muda terus mengembangkan diri dan menjadi solusi bagi permasalahan yang ada di tengah masyarakat.

"Terus berkembang, terus melihat celah-celah. Gunakan pengetahuan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan daerah atau persoalan kemanusiaan," tutup Prof. Suhono.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X