Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 11/10/2019, 20:51 WIB

KOMPAS.com – Seiring majunya teknologi informasi dan komunikasi sekarang ini, kita merasakan semakin sering penggunaan gadget (gawai) dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu pemanfaatan gawai yaitu untuk mengunggah berbagai aktivitas kita di media sosial (medsos) sehingga orang-orang yang menjadi teman kita di dunia maya mengetahui hal yang kita lakukan.

Unggahan itu bisa berupa teks dalam update status, juga berupa foto dan video yang mempertontonkan lebih jelas kegiatan kita.

Namun, yakinkah Anda bahwa berbagai unggahan yang diperlihatkan teman-teman di medsos itu benar-benar nyata? Terutama untuk kegiatan yang kelihatannya menyenangkan, terlihat menarik, dan sedap dipandang.

Hal itu juga bisa terjadi pada anak-anak dan remaja. Begitu pentingnya status dan pajangan foto-foto yang memanjakan mata di medsos menunjukkan eksistensi mereka demi image positif di dunia maya.

Kadang ada anak yang dalam kehidupan sehari-harinya pendiam, tetapi menjadi pembicara yang andal saat menuliskan status dan memberi komentar yang sangat berbeda dan tidak merepresentasikan kepribadiannya dalam dunia nyata.

Baca juga: Media Sosial dan Peran Media Global Melawan Persebaran Hoaks...

Ada juga anak yang membuat dan mengunggah foto dan video ”drama dalamnya hidup” demi memperoleh banyak komentar, like, serta subcriber ataupun follower di medsos.

Apabila anak-anak dan remaja kita melakukan hal seperti ini terus-menerus, mereka akan kehilangan konsep diri sesuai kepribadiannya.

Para orangtua dan pihak terkait yang membiarkan mereka melakukan itu seolah-olah memberi restu untuk terus membangun image di dunia maya sehingga melupakan konsep diri sebenarnya di dunia nyata.

Seperti disampaikan dalam laman resmi Sahabat Keluarga Kemendikbud, jika hal itu terjadi, berarti kita telah menciptakan “generasi topeng”, yaitu generasi yang hidup di balik “topeng” demi eksistensi dan label tertentu.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+