Platform Indonesiana: Membangun Kekuatan Negara Adidaya Budaya

Kompas.com - 08/12/2019, 09:14 WIB
Sekretaris Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Sri Hartini disela-sela acara Temu Ageng Sedulur Sikep di bulan September 2019. DOK. DIRJEN KEBUDAYAAN KEMENDIKBUSekretaris Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Sri Hartini disela-sela acara Temu Ageng Sedulur Sikep di bulan September 2019.

Perayaan kekayaan budaya

Platform Indonesiana dirintis pada tahun 2017, dimulai dengan perumusan awal dan penjajagan kerja sama melalui survey ke daerah-daerah yang dianggap potensial menjadi penyelenggara festival.

Pada pelaksanaan pertama tahun 2018, terlaksana 9 festival, di 11 kawasan yang tersebar di seluruh Indonesia dengan lebh dari 110 program acara, 9.300 penampil dari seluruh Indonesia, 350 penampil mancanegara dan 92.000 penonton.

Kini Platform Indonesiana sudah memasuki implementasi tahun ke-3, periode tahun 2020, yang dimulai dengan berhimpun bersama daerah-daerah peminat dari seluruh Indonesia, dalam sebuah forum diskusi terpumpun di Jakarta, 3–5 Desember 2019.

"Harapan dari Platform Indonesiana, kegiatan kebudayaan menjadi ajang merayakan kekayaan dan keunikan kebudayaan kita." ujar Sri Hartini. Ia menegaskan hal ini bisa terwujud jika platformnya memungkinkan keterlibatan ragam pihak pemangku kepentingan dalam hubungan sinergis. 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X